Apa itu Bikers??

CaAn Barumbung | 1:31 PM | 0 Komentar

Mendengar kata bikers pada umumnya orang berfikir tentang stereotip kotor, pria berpakaian kulit berwarna hitam dengan jenggot lebat tertutup debu jalan yang naik di seluruh negeri mendatangkan malapetaka dan masuk ke perkelahian, sarang obat-obatan dan minuman terlarang. Namun dalam kenyataannya tidak sedikit dari pengendara motor atau akrab disebut bikers itu adalah sekumpulan orang-orang pengendara motor, cinta motor, cinta persaudaraan yang taat hukum dan tidak gaduh.

Namun, ada sekelompok  bikers yang menyebut diri mereka sebagai " 1%ers". "Satu percenter" geng motor telah diberi label ini karena diakui di kalangan klub motor bahwa 99% dari semua bikers hidup dalam batas-batas hukum. Lalu ada adalah 1% lainnya yang menolak main-stream norma dan hidup di luar hukum, yang sering terlibat dalam kegiatan yang sangat kriminal.

Perlu dicatat bahwa pada umumnya bikers itu terbentuk dalam sebuah organisasi yang taat hukum dan menjadi pelopor keselamatan berlulintas, mereka hidup mengikuti garis norma-norma yang berlaku dimasyarakat, berorganisasi seperti layaknya organisai masyarkat yang ada, punya legalitas yang mendukung eksistensi oraganisasi tersbut dan mendapat pengakuan dari pihak yang berwenang.

Bikers yang terbentuk menjadi sebuah komunitas atau club motor mempunya keunikan tersendiri, dimana mereka mampu menciptakan sebuah persaudaraan, solidaritas yang sangat tinggi tanpa kepentingan dan tujuan yang melatar belakangi rasa tersebut, mereka berorganisasi apa adanya, hidup apadanya, senang bersama susah bersama apalagi ketika dalam keadaan melakukan touring. seperti yang dibahasakan oleh salah member dari club motor yang berada di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang menamanakan dirinya V-Oric (Vixion Owner Riders Club).

Tidak sedikit dari  mereka para biker ini yang sangat gemar melakukan kegiatan sosial dan terlibat langsung dalam kegiatan amal di masyarakat, seperti yang dilakukan oleh V-oric Polman tersebut diantaranya adalah memberikan dan berbuka puasa bersama anak yatim piatu yang dilaksanakan di panti asuhan, memberikan sumbangan kepada mereka yang membutuhkan dan melaksanaan ibadah jamaah dibeberapa mesjid pada saat bulan Ramdhan bahkan diluar bulan Ramdhan, kegiatan bakti sosial seprti donor darah, sunnatan massal dan membersihkan sampah.

Kegiatan diatas bisa menjadi cerminan kepada kita bahwa mereka adalah sebuah organisasi yang layak mendapat pengakuan positif dari masyarakat, memberi dampak positif didalam masyarakat dan tidak dikaitkan dengan geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat.

Category:

0 Komentar