Barumbung

Jin Muslimah cantik berumur 200 tahun menikah dengan manusia

There is something wrong about this case..it is really story from some that through this..may be you dont believe..but it is fact...

Ini kisah nyata dialami seorang manusia. Tentu penulis tidak akan menyebutkan namanya (rahasia perusahaan dong!). Sebutlah namanya Ahmad. Ia seorang yang istimewa. Mudah keluar air matanya bila mengingat Allah dan merasakan hal-hal yang menyentuh hatinya, sering basah matanya dalam shalatnya, sudah tidak mencintai dunia (uang, materi dan selera). Bila pun punya uang, selalu bukan buat dirinya, tapi untuk orang lain yang lebih memerlukannnya. Hatinya bersih. Kuat tidak tidur dan tidak makan berhari-hari. Tidak takut oleh manusia, siapapun, bila menyangkut kebenaran yang ia bela. Ia orang yang tauhidnya terjaga dan sangat dekat dengan Allah SWT melebihi kaum Muslimin umumnya. Ia seorang mukasyafah sehingga biasa berdialog dengan ruh mursyidnya yang sudah meninggal. Tentu, kemampuannya luar biasa. Ia orang yang sudah sangat spiritual. Dalam cerita ini, semua nama yang saya sebutkan, bukan nama aslinya.

Ahmad sahabat saya ini, sudah hampir setahun, sejak mengalami kasyaf (tersibaknya alam ruhani atau tabir spiritual) biasa berdialog dengan gurunya bernama Syekh Habib Syarwani, yang sudah wafat 10 tahun yang lalu. Syekh Habib semasa hidupnya adalah seorang ulama hikmah, dikenal sebagai guru spiritual, seorang mukasyafah, seorang penasehat agama dan kebenaran yang terpercaya. Syekh Habib dipercaya sebagai wali dengan kehebatan karomah-keromahnya. Ia tidak mau meramal-ramal seperti dukun atau ahli hikmah lainnya. Tauhidnya lurus kepada Allah SWT. Semua kalangan dari orang biasa hingga orang-orang pentingnya mengakuinya sebagai guru, penasehat yang tajam, lurus dan menyentuh. Syekh Habib memiliki ilmu hikmah yang luar biasa.

Sejak Ahmad menjadi kasyaf, ruh gurunya terus membimbing hidupnya secara ruhani. Menurut Ahmad, suatu malam, ruh gurunya didampingi beberapa muridnya di alam sana, menawarinya sesuatu: “Ahmad, ini ada Jin Muslim diantara kita, namanya Syekh Maulawi. Ia berumur 400 tahun. Ia mempunyai putri namanya Fatimah, umurnya 200 tahun. Fatimah masih gadis. Syekh Maulawi tertarik padamu, pada keshalehanmu dan kekuatanmu dalam memeluk agama. Kami semua disini menawarkan padamu untuk menikahi Fatimah binti Maulawi. Bagaimana pendapatmu? Silahkan fikirkan dan pertimbangkan.”

Tentu Ahmad kaget luar biasa. “Menikah dengan jin?” Tidak pernah terbayang sedikitpun sebagai murid Syekh Habib Syarwani kemudian akan dinikahkan dengan jin. Ini sangat mengagetkan dan sama sekali baru mengalami tawaran seperti ini. Mendengar pun, pernikahan antar manusia dan jin, belum pernah. Mau menolak, ia sangat takzim pada Syekh sebagai gurunya lahir batin sejak hidupnya. Menyatakan mau juga tidak terbayang bagaimana jadinya dan nantinya. Dalam kebingungannya, ia mendesah:
“Menurut Syekh bagaimana?”
“Ini hanya tawaran. Bersedia syukur, tidak pun tidak apa-apa.”
“Menurut Islam bagaimana? Saya kan manusia.” Tanya Ahmad lagi ingin tahu bagaimana dari sudut hukum agama.
“Tidak ada larangan.” Jawab gurunya kalem.

Pikiran Ahmad masih terus diliputi kebingungan. Selama berbulan-bulan sejak ia bisa berdialog dengan gurunya tersebut secara ruhani, Ahmad sudah terbiasa melihat jin. Oleh jin-jin kafir yang buruk rupa, yang wajahnya semrawut, tidak beraturan, sering sekali menggoda perjalanannya agar niatnya menemui dan berguru kepada Syekh Syarwani mundur, batal dan tidak jadi. Ini adalah ujian beratnya. Ia harus mengalahkan godaan-godaan makhlus halus itu. Awalnya, kaget luar biasa dan sangat takut ketika ia mampu melihat sosok jin-jin itu. Ada yang menertawakan perjalannya sambil bergelantungan di sebuah pohon di tengah malam, ada yang menghalangi jalan kakinya, ada yang menumpangi motor yang dikendarainya di jok belakang, ada yang menebarkan bau busuk, ada yang menyerupai wanita cantik dan telanjang bulat mengajaknya bersetubuh, ada yang menirukan suara ibunya atau istrinya memanggil-manggilnya ketika sedang berjalan. Semua itu terjadi antara jam 11.30 malam hingga jam 04.00 subuh ketika ia sering berjalan kaki ke sebuah tempat pertemuan dengan gurunya.

Lama-kelamaan matanya jadi biasa dan tidak kaget melihat jin-jin penggoda itu. Mereka selalu muncul setiap malam di tengah perjalanan ketika Ahmad menemui gurunya di tempat tersebut. Mereka menggoda dan menakut-nakutinya. Oleh keyakinannya kepada Allah, Ahmad tidak takut bahkan semakin berani mengusirnya dan bahkan sering menantangnya untuk tarung karena kesal. Kebanyakan jin-jin penggoda itu kabur, mangpret, ngacir ketakutan setelah dibacakan ayat-ayat Qur’an seperti ayat kursi. Tetapi, bukan hanya jin kafir yang buruk-buruk rupa itu yang dia lihat. Sering juga jin-jin Muslim menyapanya. Mereka ini sosoknya lain. Tubuhnya ada yang wangi, bersih, tampan dan cantik, tapi ukurannya tinggi-tinggi dan besar-besar. Umurnya ratusan tahun. Ada yang sedang memegang tasbih berdzikir kepada Allah, ada yang sedang khusyu beribadah dan sebagainya. Melihat mereka, Ahmad sudah biasa. Tetapi, ditawari menikahi dengan jin yang berbeda jasad, beda dunia, beda alam, sama sekali tidak terbayangkan olehnya.

Akhirnya bakti dan hormat pada gurunya mengalahkan keraguan dirinya. Bagi Ahmad, Syekh Habib Syawani di alam ruh, atas izin Allah, masih mengajarkan ilmu dan telah membukakan kasyafnya, yang membuatnya bisa melihat dan berdialog langsung dengannya. Ahmad akhirnya menyatakan siap dengan hati bulat, ikhlas dan pasrah. Singkat cerita, proses pernikahan pun dilangsungkan. Disaksikan gurunya dan ruh-ruh yang hadir, dengan suasana sangat khidmat, Ahmad dinikahkan dengan Fatimah binti Maulawi, seorang gadis jin Muslimah, berumur 200 tahun. Mas kawinnya, cukup hanya membaca surat Al-Fatihah. Mertuanya bernama Syekh Maulawi adalah jin yang sangat dihormati di kalangan jin Muslim di alamnya. Resmilah mereka sebagai pasangan suami istri.

Bagaimana gambaran dan kesan Ahmad tentang Fatimah, istrinya di alam jin itu? Ia menceritakannya kepada saya. “Ia memakai kerudung dan masya Allah cantiknya luar biasa. Tubuhnya harum. Tingginya sekitar 4 meter. Setelah nikah, saya memangilnya ummi, dia memanggil abi. Sikapnya tawadhu luar biasa kepada suami, bahasanya santun, sifatnya halus dan kecantikannya belum pernah saya lihat pada manusia. Saya belum pernah melihat wajah secantik itu.”

Beberapa hari dari itu, Ahmad bercerita tentang bulan madunya. Walaupun tinggi Fatimah sekitar 4 meter, tapi ketika berfungsi sebagai istri dan menemui suaminya, ia merubah ukurannya menjadi ukuran manusia biasa, normal. Suatu saat, Ahmad memulai ceritanya, ia diajak Fatimah berjalan-jalan, berkeliling ke alamnya. Alam jin tidak jauh berbeda dengan alam manusia. Ada pengajian, ada sekolah, kampus, masjid dan bangunan-bangunan lain. Sama dengan manusia, mereka memiliki peradaban. Tapi, itu peradaban jin. Bedanya, bentuknya aneh-aneh, berbeda dengan di alam manusia. Ahmad sangat sadar alias bukan mimpi. Selama berkeliling, perasaannya dipenuhi aneh dan aneh, takjub dan takjub, heran dan heran atas apa yang dialaminya di alam yang berbeda. Akhirnya ia tiba di sebuah rumah, tentu rumahnya Fatimah. Tinggi, luas, bentuknya aneh, tidak seperti rumah yang ada di alam manusia. Kamar Fatimah harum dan bersih. “Barang-barang” tertata rapih. Di atas tempat tidur, mereka ngobrol dan bercumbu. Selain sangat cantik, tubuh Fatimah tercium harum dan bercahaya. Maklum ia jin yang taat ibadah. Singkatnya, aneh juga, Ahmad merasakan kepuasan persis seperti dengan manusia, bahkan lebih. Kata Ahmad, Fatimah tidak akan pernah hamil. Persenggamaan jin dan manusia tidak akan mengasilkan kehamilan, karena perbedaan zat makhluk. Manusia fisik, jin non fisik alias makhluk ghaib.

Sejak itu, kata Ahmad, Fatimah selalu datang dimana Ahmad memerlukannya. Ngobrol berdua dengan penuh santun dan etika sebagai istri yang shaleh, sun tangan, menunduk dan tidak pernah bersuara keras. Saling mengingatkan beribadah kepada Allah. Saling menasehati untuk sabar dalam menghadapi masalah masing-masing. Tidak ada suasana sedikit pun dari Fatimah mendominasi Ahmad dari istri aslinya yang manusia, yaitu istri pertamanya. Bahkan, dalam banyak kesempatan, Fatimah selalu mendorong Ahmad untuk harmonis dengan istrinya dan anak-anaknya, menyayangi dan memperhatikan keluarga. Kehadiran Fatimah, tidak sedikitpun menggangu keberadaan keluarga Ahmad karena tidak ada nafkah yang harus dikeluarkan, tidak ada waktu yang terambil. Nafkahnya paling do’a. Perhatiannya bukan bentuk fisik, tapi ruhani. Kemana Ahmad pergi, Fatimah bisa dipanggil dan datang, atau ia yang datang sendiri. Makanan Fatimah sebagai jin Muslim dan makhluk adalah saripati-saripati makanan. Pernikahan itu kini sudah berumur dua tahun lebih. Hingga sekarang tetap saja rukun dan damai. Ahmad merasa sangat bahagia, demikian juga Fatimah. Kepada istri pertamanya, Ahmad tidak pernah menceritakan peristiwa poligaminya ini karena tidak perlu dan tidak akan dimengertinya. Toh keluarga tidak terganggu sedikitpun. Ahmad dan Fatimah hingga saat ini, keduanya adalah murid Syekh Habib yang sampai sekarang sering hadir dalam pengajian yang berisi nasehat-nasehat gurunya tersebut, tentu pengajian secara ruhani, yang orang awam seperti kita tidak bisa melakukannya.

Penutup
Demikianlah, menikah dengan jin bisa terjadi, tapi bukan syari’at dan tidak dianjurkan oleh agama. Tidak perlu dicontoh, apalagi menikahnya dengan tujuan-tujuan sesat seperti dilakukan sebagian orang yang menginginkan kekayaan, kesaktian, kekebalan dll. Ahmad maupun Fatimah dalam peristiwa di atas, keduanya tidak menginginkan, merencanakan dan membayangkannya sama sekali. Ahmad bersedia karena ditawari gurunya, Fatimah karena tawaran Bapaknya, Syekh Habib Maulawi. Pernikahan mereka dilandasi agama dan tauhid kepada Allah SWT. Tidak ada kemusyrikan didalamnya, tidak atas dasar lain-lain. Itu takdir saja dari Allah SWT. Tanpa izin-Nya, segala sesuatu tidak akan terjadi

source


for another article klik here

Related Post



62 Komentar:

  EXELINCA

13 Januari 2009 22.30

Wah, boleh juga tuh artikelnya. Kalo di kalangan manusia ga laku, mending ama jin aja :)

  yadie

20 Januari 2009 21.27

Ceritanya bagus ini mas...
Beneran kisah nyata ini?

  ipanks

21 Januari 2009 04.47

hm ya bisa jadi pernikahan itu emang bener-bener nyata karena kehendak dari ALLAH SWT jg

  Anonim

28 Maret 2009 13.46

waduhhhhh
masa????????????????///////

truz berbuatna gimana tuhhhh


hahahahahaha

  Anonim

31 Maret 2009 13.55

bagaimana ahmad tahu kalau bersenggama dengan jin cantik lebih nikmat dari manusia biasa...brarti dia pernah melakukannya sebelumnya???????
maaffffff....hanya ketelitian membaca

  denajeng

9 April 2009 12.17

wahhh...spektakuler!
tapi,apa benar itu hukumnya halal????

  Anonim

8 Mei 2009 13.00

Subbahanallah ! jika ini memamng benar-benar kehendak-Nya apa boleh buat,.. tapi benar tidak dilarang agama????

  Anonim

9 Mei 2009 09.04

ada yang mau nikah sama alien ??
buruan daftar kesempatan terbatas hahahaha

  warid

9 Juni 2009 14.26

sudhanalloh semua hanya kehendak Allah s.w.t tapi intinnya kita harus seperti ahmad yang takwa kepada Allah.(wallahualam)warid

  t62452781

29 Juni 2009 17.20

Cerita tersebut Tidak Benar, Bertentangan Dengan Alquran. Seorang Yang Sudah Meninggal Tak Mungkin Bisa Bertemu Dengan Yang Masih Hidup Karean Orang Yang TElah Meninggal Dia Berada Dia Alam Kubur(Bukan Kuburan)atau Alam Barzah,termasuk Alam Goib. alam Kubur dengan Alam jin Juga Beda... Begitu JugaDengan ALam Malaikat. Alam Jin, Alam Kubur/Alam Barzah, ALam MAlaikat = sama2 alam Goibnya.tetapi Bebeda.

  suci

13 Juli 2009 15.11

wah saya ga percaya nih mas...moso ada jin yang nikah sama manusia? bukannya saya sok tau atau memfitnah Ahmad ya, saya pernah denger atau baca kalo seorang manusia bisa melihat jin2, berarti di dalam tubuhnya ada gangguan jin sbnrnya. jadi, ga mungkin manusia bisa nikah sama jin. alamnya aja udah beda. di zaman Rasulullah aja yang orang2nya juga soleh2 bgt, saya blm pernah tuh denger kisah jin dan manusia nikah. tolong ya mas jangan membuat artikel yang aneh2, takut jadi menyesatkan. Afwan jiddan.

  zeety aht

19 Juli 2009 15.36

hM,,,Bener g sich mas niyh kisah nyata?afwan lo,,coz ya sama seperti temen2 yang lainnya sedikit heran bercampur takjub gitu!he,,,

  yunita

21 Juli 2009 22.23

mang boleh ya,,kita berhubungan (bukan berhubungan pernikahan)maksudnya berkomunikasi dengan jin???
terus mang roh yang sudah meninggal masih bisa berhubungan dengan manusia,bukankah itu rahasia Allah dan hanya Allah yang berkuasa atas roh-roh tersebut???
Vi g tw juga cy,,,

  bahlul

31 Juli 2009 15.07

Cerita2 macam beginian yang membuat ummat Islam tidak bisa maju. Jadi Bodoh !!
Ilmu Hikmah ? Khasyaf ?
Hi..hi..hi..

  rasyid

11 September 2009 11.46

bAgus banget
apa ini bEnar kiSah nYata?...

  rena

11 September 2009 17.20

@anonim: afwan,km krg teliti baca..
ahmad (dlm cerita) sudah menikah,pny ank pula,tentu lah dy uda prnah b'stubuh sbelumnya dg manusia,jd dy bs blg "lebih nikmat dr manusia biasa"...

lepas dr ini nyata ato tdk,saya jg cukup sulit u/ p'caya..
krn firman Allah SWT dlm QS Ar Ruum:21 pun d'sebutkn..
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dr jenismu sendiri,supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya,dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."

mari qt pikirkan lg...
pahami maksud dr firman Allah SWT...
para sufi, nabi, dan Rasulullah pun ta' 1pun dr mrk yg menikah dg jin,sprti yg qt tw bhwa k'imanan mrk ta' d'ragukan lg...
Wallahu'alam...

  Anonim

26 September 2009 21.43

Angga Glotin

Diriwayatkan dalam sebuah hadis, bahwa sebaik baik jin muslim adalah sejahat jahatnya manusia.

Maka dari itu ALLAH dan Rosulnya melarang kita berhubungan dalam bentuk apapun dengan jin, sekalipun jin itu muslim dan baik, apalagi menikah dengan jin sudah pasti dosa hukumnya, dan neraka tempatnya.

Dalam (QS.Ar-Ruum:21) ALLAH Berfirman...

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

Bertaqwalah dengan sebenar benarnya taqwa,
Berpagang teguhlah pada Al Quran dan AL Hadis,
Semoga ALLAH mengampuni dosa kita dan memberikan Ridha dan Hidayah-Nya, Amin...

  sheyra

15 November 2009 10.31

wow...

  Bagus

17 November 2009 10.28

Jiwa Manusia adalah Yg tertinggi dari mahluk ALLAH Lainnya..Sangat disayangkan Manusia yg sudah Mencapai Tingkatan Jiwa yg Tinggi Menikahi Jin yg Tingkat Jiwanya sederajat Syaitan.. Yg akan menyebabkan Manusia itu terhambat perjalanan Jiwanya menuju kesempurnaan Manusia yg insan kamil..

  Anonim

10 Desember 2009 14.56

cerita ini bohong. hal ini bertentangan langsung dengan al qur'an. tdk mungkin manusia bisa melihat jin, krn di dlm al qur'an Allah SWT berfirman" dan sesungguhnya mereka ( jin ) bisa melihat kalian pada suatu tmpat yg dmn kamu tak dapat melihat mreka (jin)
jangan mudah percaya pada hal2 demikian. kuat kan iman kita dan ikutilah pembimbing yg lurus, Al qur'an dan hadist

  Anonim

14 Desember 2009 02.24

ya mau gimana lagi orang kita belum pernah merasakan atau melihatnya, percaya ga percaya nanti juga akan tahu sendiri tergantung keimanan masing-masing sejauh mana keimanan kita?

  Anonim

17 Februari 2010 14.41

menikahLAH dengan bangsamu sendiri gak usah buat yg aneh aneh.

ikutilah ALLAH DAN RASSULNYA GAK PERNAH ADA NABI MENIKAH SAMA JIN. GAKU USAH BERPIKIRAN YG ANEH NANTI KALIAN TERSESAT.

  Anonim

25 Februari 2010 14.52

iya, aku juga meragukannya...

karena orang yang sudah meninggal tidak akan bisa bertemu kembali dengan orang yang masih hidup.

kalaupun memang dia benar2 merasa bertemu dengan gurunya itu, aku mengira itu adalah jin yang menyerupakan diri dengan gurunya yang berniat untuk menyesatkannya.

dan aku pernah dengar katanya kalu apapun bentuknya, berkomunikasi dengan jin adalah haram hukumnya...

  Anonim

15 Juli 2010 15.02

di mata Allah SWT,Semukmin mukminnya kaum jin,,,derajatnya masih tinggi manusia muslim yang tidak mukmin (atau yang hina dipandangan manusia).

  Anonim

24 Juli 2010 23.55

Nabi Sulaiman saja yang bisa menyuruh / memerintahkan jin tidak nikah dengan jin.

  Anonim

17 September 2010 11.12

hati hati saudara-saudara ku
kisah ini tersisip/tersirat ajaran sesat dan menyesatkan di dalamnya
salah satunya adalah bertemu dengan yang sudah wafat
hal ini tentu tidak mungkin, karena sudah berbeda alamnya
jika pun bertemu dengan yang serupa, itu adalah jin/syaitan yang menyerupai orang yang sudah wafat
jika ahmad memang sangat paham dengan agama, seharusnya tahu akan hal ini
tapi, na'udzubillah, malah mendengarkan nasihat dari jin yang mengaku ruh orang yang sudah wafat

"hatinya bersih", "dekat dengan Allah", itu bukan sesuatu yang kita manusia biasa bisa nilai hanya dengan melihat
hanya Allah dan makhluk-makhluk pilihan Allah yang tahu

berlindunglah kepada Allah dari syaitan dan Jin yang jahil
dan ingatlah ketika kita diingatkan bahwa syaitan akan senantiasa menggodamu dari segala sisi
mereka selalu punya banyak cara untuk menggoda manusia
jika gagal satu masih ada jutaan cara lainnya
bisa jadi godaan syaitan yang selama ini gagal terhadapnya menggunakan cara ini kepada ahmad agar ahmad sesat, dan bahkan menyesatkan orang lain

kita sebagai manusia seharusnya bersyukur sudah dikasih tokoh untuk kita contoh, yaitu muhammad
tinggal nyontek aja koq, gak perlu yang aneh aneh, sudah aman dari neraka
coba pelajari al qur'an dan alhadist, apakah dianjurkan menikahi jin ?
Rasulullah saja gak menikahi jin

coba pelajari lagi surah Ar-Ruum : 21
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dr jenismu sendiri,supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya,dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."

Allah menciptakan pasangan kepada setiap mahluknya dari "JENISMU SENDIRI", dalam hal ini sesama manusia, sesama binatang, sesama jin

mari qt pikirkan lg...
pahami maksud dr firman Allah SWT...
para sufi, nabi, dan Rasulullah pun ta' 1pun dr mrk yg menikah dg jin,sprti yg qt tw bhwa k'imanan mrk ta' d'ragukan lg...


Allah maha mengetahui.

  Adi

27 September 2010 13.25

Subhanalloh......

  Anonim

9 November 2010 11.31

semua akan dipertanggungjawabkan.

  Anonim

19 November 2010 14.59

besok bikin cerita lagi mas... manusia kawin ama binatang yang bentuknya cantik ( binatang apa yah ..? he he he, mas-mas kalo mau cerita aneh jangan yang menyesatkan gini donk... dosa tau...

  Anonim

24 November 2010 10.56

CERITA... bnr n tdknya kita tdk tau...

  nandakara

29 Desember 2010 15.21

waah, ceritanya menarik..

  Ahmad Fikry

7 Januari 2011 23.12

Waah bener gak nich??
Emang boleh manusia kawin sama jin?

  Anonim

19 Januari 2011 15.30

Setahu saya hanya Nabi sulaiman as. yg bisa memerintah jin bahkan termasuk pembesar Jin...Jin Ifrit tunduk & patuh dibawah kekuasaan Nabi Sulaiman as.

Dalam suatu hadist, Rosululloh SAW pun pernah menangkap Jin/Syaitan yg mengganggu sholat Rosululloh SAW sampai dirasa dinginnya air liur jin/syaitan tersebut...jika tak mengingat nabi sulaiman...pasti jin/syaitan tersebut sudah dipajang di alun-alun madinah agar anak2 madinah bisa mempermainkan jin/syaitan tersebut.

apakah Ahmad setingkat dengan kedua nabi mulia tersebut?

  Anonim

24 Maret 2011 14.42

Dasar Sufi!Kebohongan yang nyata dan kesesata yang jelas. Semua orang pun bisa mengaku-ngaku sepert ini dengan permainan kata.

  ANDREY

12 Mei 2011 09.52

Terpulang lagi leh percaya atau tidak tergantung keyakinan seseorang

  Anonim

7 September 2011 15.26

selamat dech..buat ahmad yang berbahagia sama istrinya yang Jin, tapi kalo nyeritain yang lengkap dong.. soalnya diartikel lain ahmad nich udah menikah, jadi gak usah heran dia bisa bandingin senggama dengan jin lebih fantastis daripada dengan istrinya.
pesen buat ikhwan kalo mo kasih koment jangan asbun donk, saya tau persis bahwa ini terjadi soalnya saya salah satunya yang nikah sama jin so saya tau persis kejadiannya.
Ilmu Allah itu luas gak bisa diukur hanya dengan akal & logika... yoo thnk's

  Arizone100

25 Oktober 2011 00.40

http://i671.photobucket.com/albums/vv80/dadfereneczi/hi.gif

  Anonim

14 Mei 2012 15.35

Mf dia bza memedahkan krna cie ahmad ne sudah menikah dn mmpnuyai anak....
Mka_a baca_a jgan stngh" jd gk thu...

  Anonim

3 Juli 2012 01.35

mohon ijin berkomentar pak / mas / boss semuanya.
1. Menurut saya pribadi, menikah dengan jin sangat bertentangan dengan syariat islam, silahkan baca syarat sah nya nikah bagi yang beragama islam.

2. orang / manusia bisa berkomunikasi dengan yg sudah meninggal memang ada yaitu nabi muhammad berkomunikasi dengan nabi2 sebelum beliau, pada peristiwa isra' mi'raj. ( jika bukan nabi saya ragukan kebenaranya )

3. Saran saya lebih baik artikel ini di hapus saja, bisa menyesatkan bagi yg lain.

trims...mohon di koreksi jika komentar saya salah.

  Rohim Kholasin

20 Oktober 2012 21.14

saya percaya adanya pernikahan antara manusia dengan Jin dapet cerita langsung dari orang2 terdekat yg pernah nikah ama jin bgitu juga paranormalnya. Percaya ada !!!

  Rohim Kholasin

20 Oktober 2012 21.18

tambah ah komentarnya.. Ga ada larangan dalam agama Islam untuh menikah dengan Jin yang ada hanya saran Allah SWT yaitu cari pasangan dari jenismu sendiri (Ar-ruum :21), kalo ada larangannya dalam Al-Qur`an maka coba buktikan sekarang !

  montanasqueen

17 November 2012 21.25

Dari awal kok cuma manusia aja yang comment, dari bangsa JIN mana komentarnya?

  Anonim

9 Februari 2013 15.24

hehehe... lucu nihhhhh... asli parah... garing...

  Anonim

9 Februari 2013 15.29

http://i671.photobucket.com/albums/vv80/dadfereneczi/shame.gifhttp://i671.photobucket.com/albums/vv80/dadfereneczi/ok.gifhttp://i671.photobucket.com/albums/vv80/dadfereneczi/dhttp://i671.photobucket.com/albums/vv80/dadfereneczi/duh.gifihttp://i671.photobucket.com/albums/vv80/dadfereneczi/wonder.gifzziness.gifhttp://i671.photobucket.com/albums/vv80/dadfereneczi/omg1.gifhttp://i671.photobucket.com/albums/vv80/dadfereneczi/study.gifhttp://i671.photobucket.com/albums/vv80/dadfereneczi/confused.gif

  holid rohmani

21 Februari 2013 20.10

@montana squeen wahhhh,,,
makanya ente harus cuci mata dulu gannn wahhhhh, km nggk liat ya di atas 75% adalah komentar jin semua ya cuman dasar kmxa aja yg nggk bisa liat komentar gaib, tuhhh emotion nya bangsa jin keren2 amatt
hahaha wkwkwkwkwkw
becanda bro... !!!!
kunjungi blog saya : www.indo-b.blogspot.com

  muhammad rizal

25 Februari 2013 01.52

Saya menyangkal pndapat kamu yg menghakimi suatu kejadian yg diceritakn diatas..
Saya berasal dr kalimantan timur tepatnya disamarinda. saya pnya kluarga yg sgt dkt yg namanya dunia ghoib kasar maupun halus..
orang yg sudah meninggal ok dia brda disuatu tmpt tp amal ibadah dan ilmu agama yg prnh dilkukan semasa hidup itu yg bs mmbuat dia komunikasi dengan kita para manusia atau anak dan cucu ataupun cicitnya "sebagian dari mereka yg sudah tiada itu bukan berarti tidak bisa hilir mudik,,atas bawah,,, rumah dengan makkah,,
Saya berani pindah agama jika yang saya ucapkan ini tidak benar..

  muhammad rizal

25 Februari 2013 02.22

Manusia ini kurang apa sih? Di kasih kesempurnaan masih tidak bersyukur..
Malaikat itu dari apa dan apa yang mereka bisa lakukan?
Jin itu dari apa dan apa yang mereka bisa lakukan?
Manusia hanya dari tanah dan umur manusia lebih muda ketimbang malaikat dan jin.. manusia bisa merasakan sedih senang sakit hati jatuh cinta lapar kenyang malu bingung gatal akibat ketombe sakit kepala ngelamar kerjaan gak ada panggilan ban bocor sholat 5 waktu besok cm magrib doang,, manusia bisa stingkt malaikat trgntung ibadah dan imannya.. manusia bisa stingkt jin trgntung apa yg digntungnya.. prasarana social network jin dan malaikat pd zaman skrng udh pd gmpang aksesx tinggl clik doang udh bs dpt dosa udh bs dpt pahala.. "surga didalam neraka dan neraka didalam surga" allah mmberi akses mmberi OTAK YANG BERAKAL.
Sedangkan malaikat dan jin bgaimana nasif mreka??

  sepri andara

5 April 2013 04.36

Terus gw hrus bilang WOW

Manusia kodratnya  nikah S̤̥̈̊ƌ̲̣̣̣̥ṁ̭̥̈̅̄ɑ̤̥̈̊ manusia. Jin ♧ȋȋ̊γ̲̣̣̥ÿ̲̣̣̣̥γ̥ɑ̤̥̈̊α̣̣̥α̍̍̊α̇̇̇̊♧ S̤̥̈̊ƌ̲̣̣̣̥ṁ̭̥̈̅̄ɑ̤̥̈̊ jin . اَللّهُ menciptakan mAnusia berpasang2ngan dan S̤̥̈̊ƌ̲̣̣̣̥ṁ̭̥̈̅̄ɑ̤̥̈̊ jenisnya . Gak mungkin tulang rusuk ane berasal dAri unsur yg bErbedA 
,\=D/>   hi..hi..hi.. 
  hi..hi..hi.. 
_( )_  hi..hi..hi..  ωĸ͡•̃⌣•̃ª:D 
ωĸ͡•̃⌣•̃ª=)) 
ωĸ͡•̃⌣•̃ª:p .

  Hendri Kurniawan

30 April 2013 08.53

saya setuju dgn kamu..
soalnya sy prnh nontn acara misteri dua dunia , episode makam nike ardila(cb cr di youtobe)
disitu jin mengaku dan memberi penjelasan tentu menggunakan mediator tubh manusia..mnrt jin itu,bahwa arwah manusia yg sdh mati telah dikunci oleh allah di alam kubur. .dan jinlah yg menyerupakan dirinya dengan tujuan orang menjadi bingunj dan sesat. .dan ingt jin bs berubah bentuk seprt apamun yg dia mau,dan bisa menampakn wujud kpd manusia..itulah klbhn jin yg tdk dimlki manusia,dan tugas mereka adalah menyesatkan anak cucu adam sampai hr kiamat tiba. .dan saudaraku janganlah kau tertipu dgn tipu muslihat jin. .krn jin itu tgsnya menyesatkan.krn sebaik2nya jin adalah seburuk2nya manusia

  Anonim

18 Mei 2013 23.04

WKWKW CERITA fiksi yang menyesat kan

dari awal aja udah salah, dia berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal udah jelas2 di Hadist : Hadits riwayat Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasa’i dan Ahmad:

عَنْ أبِى هُرَيْرَة (ر) أنَّ رَسُول الله .صَ. قَالَ: إذَا مَاتَ الإنسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ:

صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَو عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ, اَووَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُولَهُ (رواه ابو داود)


“Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya atau anak yang shalih yang mendo’akannya”.

Jadi kalo udah meninggal terputuslah semuanya antara si mayit dan orang yang masih hidup.

Dan ayat "Dan di antara tanda-tanda kebesarannya, Allah menciptakan untuk kamu sekalian dari jenismu isteri-isteri agar kalian bisa tenteram dan dijadikan di antara kalian rasa kasih dan sayang" (ar-Rum:21).

Ayat-ayat ini jelas bahwa dalam pernikahan dengan jin tidak menyimpan tujuan di atas dan perbedaan alam menghalangi terwujudnya hubungan pernikahan yang sempurna. dan bisa jadi lama2 banyak orang yang hamil duluan belum nikah, ngakunya di hamili oleh JIn. itu yang akan merusak islam.

  Anonim

26 Mei 2013 06.23

Saya percaya tentang Manusia bisa bertemu dengan org yang sudah mati, tetapi orang itu memang harus seorang Wali/Sunan/syahid, Karena Wali allah tidak pernah mati.. Mereka hanya pindah alam :)

"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang
gugur di jalan Allah itu mati. bahkan mereka itu
hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki". ....
(TQS. Ali Imran [3]: 169-171)


Tapi yang Aneh d'cerita ini, kenapa Ahmad ketika ingin Menemui 'Habib' (gurunya) harus melewati para jin dahulu? Trus menemuinya ditengah Malam? Bukankah ini aneh..

*mungkin, ini adalah Ujian terakhir untuk ahmad dalam menempuh ma'rifatullah. percaya atau tidak, Gurunya itu adalah Jin yang menyerupai Manusia..

Buat Admin, tolong kasih tau ke temanmu itu agar Segera memutuskan Koneksi kepada bangsa Jin!
Karena Sifat,prilaku & watak antara manusia & jin itu berbeda,, maksudnya bisa saja baik diluar tapi ingin menyesatkan didalam, ahmad belajar ilmu tanpa Guru kan?

Sepakat ulama mengatakan:
'Barangsiapa belajar tanpa guru maka gurunya adalah syaitan'


Walau jin islam, tetap saja memberikan efek buruk terhadap manusia, walaupun kenikmatan bersenggama lebih nikmat,, berarti itu nafsu belaka donk klo ngga membuahkan keturunan..

  Abang666

7 Juni 2013 21.03

Nikah dengan bangsa jin adalah cara pesugihan yang relatip aman karena tidak menyerahkan tumbal menusia spt jenis pesugihan lainnya, jin tersebut dapat anda lihat,sentuh,rasakan,dapat menjadi teman anda curhat dan setia menjaga anda dari segala bahaya (melindungi)..selain anda menikahi jin yang sangat cantik / sangat ganteng rupawan, jin tersebut juga memberikan anda harta CASH yang berlimpah setiap sehabis anda berhubungan intim, uang tsb tidak pernah berhenti mengalir selama jin tersebut menjadi pasangan anda,.jin yang akan kami nikahkan dengan anda adalah jin dari golongan muslim dari bangsa arab, anda yang non muslim akan kami nikahkan dengan siluman buaya putih (sama dengan jin muslim) DIJAMIN SUKSES!! sebelum tlp sms dulu dengan format : # Nama # usia # Alamat # Jenis ritual # ke 0878 8685 0666 / 0812 8685 0666 (abang666) dan untuk yang mau mempelajari jenis, syarat & biaya ritual dengan detail, silahkan liat di www.nocturnal70551.blogspot.com NMR PRIBADI TIDAK AKAN DI LAYANI!!

  Abang666

20 Juli 2013 08.43

Anda bingung mencari tempat pesugihan yg bnr2 nyata tnp tipu2? Krn bnyknya iklan di internet yg mengaku bs mewujudkan impian anda yang mengaku dan merasa paling benar dng janji2 manis seakan2 ritual pesugihan itu mudah sehingga dpt membuaikan mimpi anda, awas hati2 dengan bujuk rayu makelar recehan!! kami di sini hanya menawarkan solusi atau jln cepat terpercaya dng membuka mata hati anda lwt pesugihan yg nyata spt yg anda cri & harapkan, jng sampai anda sdh susah malah makin susah di tipu makelar / kuncen yg hnya mencari uang recehan!! Metode kami adlah : ritual berhadapan & negosiasi langsung dng gaib (di jamin ketemu) & menyerahkan tumbal manusia kecuali nikah jin / tuyul / uang balik.,biaya uborampe / sajen tdk anda bayar lwt transfer bank krn anda akan lihat sendiri brg2 ritual yg di belanjakan dng uang anda, JENIS PESUGIHAN YG KAMI TAWARKAN ADALAH : JUAL musuh/umur/anak/keluarga/janin (uang hasil anda dptkan dahulu dlm 1mlm), Nikah jin (tnp tumbal & efek pada siapapun), Tuyul (tnp tumbal, tdk menyusui & gesit, beli dpt 1 pasang lngsung liat di tempat)..kami jg menyediakan jasa pengisian ilmu gendam tingkat tinggi, pelet rogo sukmo & santet . DIJAMIN SUKSES!! HATI2 TERHADAP BLOG / WEBSITE YANG MENJIPLAK ISI DAN MATERI YANG KAMI PUNYA, KAMI BERDIRI DARI THN 2006, BAHWA BANYAK MODUS / FITNAH2 / PENCEMARAN NAMA BAIK YANG DI TUJUKAN KEPADA KAMI SEMATA2 HANYA UNTUK TUJUAN BISNIS, DI HARAP CALON PELAKU RITUAL TIDAK TERKECOH HASUTAN2 TERSEBUT, sebelum tlp sms dulu dengan format : # Nama # usia # Alamat # Jenis ritual # ke 0878 8685 0666 / 0812 8685 0666 (abang666) dan untuk yang mau mempelajari jenis, syarat & biaya ritual dengan detail, silahkan liat di www.nocturnal70551.blogspot.com (NMR PRIBADI TIDAK AKAN DI LAYANI!!

  Anonim

13 November 2013 22.46

Udahlah gak usah diperdebadkan.. pada prinsipnya manusia itu ingin menang sendiri dan mempertahankan pendapatnya masing.. lebih bagus cari info sana ke berbagai pondok pesantren atw para syeh yg ada di indonesia ini bagaimana pndapat mereka mengenai hal ini dan apa hukumnya sebab ledikit banyaknya mereka lebih tau ttg ilmu agama.. percaya atw tidak itu kan hak pribadi masing2 lebih banyak intropeksi diri ajj.. kalo menurut saya di (QS. Ar_Ruum:21) tidak ada larangan hal tersebut cm mmg dijelaskan bahwa diciptakan kaum hawa untuk jadi pasangan kaum adam dan itu merupakan bukti kekuasaanNya,tidak ada penekanan larangannya.. tapi kalo untuk kebenarannya sy jg tidak tau krna sy jga manusia biasa yg masih proses belajar ilmu agama. Kalo saran saya sih ya sbaiknya kita nikah sesama manusia yg mmg sunah nyata mmg diciptakan untuk kita.. setiap org memiliki kelebihan masing2 kok jadi gak usah merasa sok2 pintar secara pribadi.. Allah SWT itu tidak mungkin salah memberikan kelebihan, kepintaran, dsb kepada setiap manusia karna pada intinya Allah lah yg Maha Kuasa diatas segalanya.. kalo mmg sudah Qun Fayaqun semua hal bisa terjadi.

  Anonim

13 November 2013 22.51

Udahlah gak usah diperdebadkan.. pada prinsipnya manusia itu ingin menang sendiri dan mempertahankan pendapatnya masing.. lebih bagus cari info sana ke berbagai pondok pesantren atw para syeh yg ada di indonesia ini bagaimana pndapat mereka mengenai hal ini dan apa hukumnya sebab ledikit banyaknya mereka lebih tau ttg ilmu agama.. percaya atw tidak itu kan hak pribadi masing2 lebih banyak intropeksi diri ajj.. kalo menurut saya di (QS. Ar_Ruum:21) tidak ada larangan hal tersebut cm mmg dijelaskan bahwa diciptakan kaum hawa untuk jadi pasangan kaum adam dan itu merupakan bukti kekuasaanNya,tidak ada penekanan larangannya.. tapi kalo untuk kebenarannya sy jg tidak tau krna sy jga manusia biasa yg masih proses belajar ilmu agama. Kalo saran saya sih ya sbaiknya kita nikah sesama manusia yg mmg sunah nyata mmg diciptakan untuk kita.. setiap org memiliki kelebihan masing2 kok jadi gak usah merasa sok2 pintar secara pribadi.. Allah SWT itu tidak mungkin salah memberikan kelebihan, kepintaran, dsb kepada setiap manusia karna pada intinya Allah lah yg Maha Kuasa diatas segalanya.. kalo mmg sudah Qun Fayaqun semua hal bisa terjadi.

  Anonim

13 November 2013 23.10

Berbicara masalah kenikmatan bersenggama jangan diukur dengan pengalaman yg dialami ahmad.. krna setiap manusia itu mempunyai cara masing2 untuk merasakan kenikmatan.. belum tentu yg menurut ahmat itu nikmat tapi nikmat juga menurut yg lain, kan bisa jadi malah sebaleknya.. mari sama2 belajar mendalami ilmu agama islam jadi janganlah berkoar2 menunjukkan kehebatan/kepintaran masing2.. ajaran agama islam kan luar bahkan mungkin untuk mempelajari kulit2nya ajj butuh waktu bertahun2.. komentar kok saling memfonis macam sifat jin ajj.. boleh kita mengingatkan tapi jangan memfonis tapi diajak sama2 belajar jadi biar sama2 tau dan tidak terulang lagi.. dan jangan menyepelekan pendapat org.. krna itu sifat yg tidak baik..

  Anonim

13 November 2013 23.18

Berbicara masalah kenikmatan bersenggama jangan diukur dengan pengalaman yg dialami ahmad.. krna setiap manusia itu mempunyai cara masing2 untuk merasakan kenikmatan.. belum tentu yg menurut ahmat itu nikmat tapi nikmat juga menurut yg lain, kan bisa jadi malah sebaleknya.. mari sama2 belajar mendalami ilmu agama islam jadi janganlah berkoar2 menunjukkan kehebatan/kepintaran masing2.. ajaran agama islam kan luar bahkan mungkin untuk mempelajari kulit2nya ajj butuh waktu bertahun2.. komentar kok saling memfonis macam sifat jin ajj.. boleh kita mengingatkan tapi jangan memfonis tapi diajak sama2 belajar jadi biar sama2 tau dan tidak terulang lagi.. dan jangan menyepelekan pendapat org.. krna itu sifat yg tidak baik..

  Anonim

22 November 2013 14.58

astagfirullah....
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (Adz-dzariyat: 56

“tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila (kapan) mereka akan dibangkitkan. (An-Naml: 65)

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari JENISMU SENDIRI, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang BERFIKIR. (Ar-Rum: 21).

Dan sesungguhnya di antara kami ada jin yang taat dan ada (pula) jin yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus. Adapun jin yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahanam. (Al-Jin (72): 14-15).

Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. (Al-Jin: 6).

“Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan JIN, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah Iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zhalim. (Al-Kahfi: 50).

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman. (Al-A’raf: 27).

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (Al-An’am: 112)

saya hanya menyampaikan pesan Allah, kewajiban saya adalah menyampaikan...selanjutnya terserah anda

  Anonim

4 Desember 2013 22.58

1. Perkawinan manusia dgn jin adalah mungkin saja, tapi bagi saya itu lbh byk mudharatnya drpd manfaatnya. Rasulullah tidak memiliki istri dari kalangan jin. Apakah si ahmad dan syekhnya lbh baik dari Rasululullah. Sehingga menghalalkan perkawinan ini????

2. Rupa istrinya (jin) sangat "cantik". Saya percaya itu bukan rupa aslinya. Karenakita tahu "sejelek2nya manusia adalah secantik2 jin". Silahkan baca hadisnya -googling aja-.

3. Si ahmad msh beguru dng gurunya yg sdh meninggal??? Apakah belum sampai pengetahuan kpd penulis. Bahwa setiap yg mati tdk bakal dapat kembali lg ke alam dunia ini walau hanya sedetik saja. Bagi saya yg si ahmad anggap sbg gurunya bukanlah gurunya yg ia maksud tp jin yg merubah btk seperti gurunya.

bersandar kepada Al-Qur'an dan hadits adalah wajib bg setiap muslim. Ingat... Jin adalah pendusta ulung. "Sebaik baik jin adalah sejahat jahatnya manusia".

  gejora..46

23 Maret 2014 14.46

alangkah indah dan bahagianya bisla 2 sisi saling mengeri dan saling menyayangi,, heemm jadi pengenn hehehehee

  paceko

27 Maret 2014 16.49

ikut nyimak aja... maklum awam agama masbro,.. yg jelas,. klo dengan JIN... ATUUUUUTTTTTTTTTT

  Roy Handoko

28 Maret 2014 00.43

Nah.... looo....
Pd kn kan sm tipuanny si jin....
Mkn ny yakin lah dan percayalah hanya pd alloh semata....
Agar tdk dpt terkecoh oleh siapa pun...

:hi :-) :*) :ok :s) :D :o) :thx
:B) :)) J:) :-J :x :(( :| :(
:iq :# :? #-o :@ J:P :o :-o

Poskan Komentar