
Berpuasa pada bulan Ramdhan adalah sebuah kewajiban bagi ummat muslim, kendati puasa ini menahan lapar dan minum di siang hari ternyata tidak merugikan bagi kesehatan tubuh, justru memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Apa sajakah manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh kita? Berikut ulasannya.
- Meningkatkan kemampuan otak
Puasa dapat meningkatkan neurotropik yang diturunkan dari otak, yang membantu tubuh untuk memproduksi lebih banyak sel-sel otak, dan pada akhirnya dapat meningkatkan fungsi otak. Penurunan jumlah hormon kortisol pada saat berpuasa yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal dapat membuat seseorang menurunkan tingkat stres.
- Membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah
Sakit jantung merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan. Berpuasa memiliki dampak yang baik untuk kesehatan jantung, ketika berpuasa, tubuh melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang bagik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
- Menurunkan kadar kolesterol
Ilustrasi (c) Istockphoto
Penurunan berat badan pada saat berpuasa merupakan salah satu manfaat puasa. Sebuah penelitian di Uni Emirat Arab menyimpulkan bahwa orang yang berpuasa terjadi pengurangan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol rendah meningkatkan kesehatan jantung, sehingga dapat mengurangi risiko terserang penyakit jantung atau stroke. Terlebih lagi jika mengikuti program diet sehat, tingkat kolesterol pun dapat diturunkan dengan mudah.
- Dapat berpikir lebih tajam dan lebih kreatif
Puasa dapat membuat pikiran menjadi lebih tenang dan melambat, menurut sebuah penelitian pikiran yang melambat dapat membuatnya bekerja lebih tajam. Rasa lapar ketika berpuasa merupakan masalah yang wajar apabila rasa lapar memaksa untuk berpikiran lebih tajam dan lebih kreatif.
- Mengurangi kebiasaan buruk
Berpuasa adalah salah satu cara yang tepat untuk mengubah gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan buruk. Selama kegiatan berpuasa dapat menghentikan kebiasaan seperti merokok dan makan makanan yang manis.
- Mengontrol berat badan
Berpuasa dapat membuat tubuh untuk lebih mudah menurunkan berat badan. Tidak perlu melakukan diet yang berlebih untuk menurunkan berat badan. Dengan makan makanan secukupnya dan tetap mengonsumsi makanan yang sehat selama berpuasa.
- Menyehatkan ginjal
Ginjal berfungsi untuk sebagai saringan zat berbahaya dari yang kita makan dan minum. Fungsi ginjal akan maksimal apabila kekuatan osmosis urin dalam tubuh mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dengan berkurangnya asupan air pada saat menjalankan ibadah berpuasa, target untuk mencapai kekuatan osmosis dalam urin dapat tercapai sehingga pada akhirnya akan berdampak baik untuk kesehatan ginjal.
- Mengeluarkan racun dalam tubuh
Manfaat puasa juga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh yang menumpuk atau mendetoksifikasi. Selama berpuasa, Anda dapat mendetoksifikasi atau mengeluarkan racun dalam sistem pencernaan dalam satu bulan. Ketika tubuh memakan cadangan lemak untuk mendapatkan energi, cadangan lemak akan membakar setiap racun yang berbahaya dalam tubuh.
- Mencegah diabetes
Ilustrasi (c) lchdhealthcare
Diabetes dapat disebabkan karena tingginya kadar gula dan kolesterol yang terdapat dalam tubuh. Dengan kegiatan berpuasa konsumsi gula dan makanan yang berlemak akan dapat terkontrol sehingga pada akhirnya dapat mencegah diabetes dan penyakit turunannya.
- Menyerap banyak nutrisi
Metabolisme akan menjadi lebih efisien ketika berpuasa. Metabolisme yang efesien berarti jumlah nutrisi yang akan diserap dari makanan menjadi semakin besar. Hal ini dikarenakan terjadinya peningkatan hormon adiponectin yang diproduksi oleh kombinasi antara puasa dengan sahur, sehingga memungkinkan untuk menyerap lebih banyak nutrisi.
- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Pada saat berpuasa, tubuh akan lemas yang menurut beberapa orang akan menjadi lebih mudah sakit. Hal ini salah dan ternyata puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ketika berpuasa maka akan terjadi peningkatan Limfosit bahkan sampai 10 kali lipat dalam tubuh, hal ini dapat memberikan pengaruh yang besar dan baik terhadap sistem kekebalan tubuh, sehingga puasa dapat menghindarkan dari berbagai virus.
- Mengatasi sakit sendi atau encok
Dengan berpuasa secara teratur dapat meningkatkan sel penetral alami dalam tubuh yang pada akhirnya akan membuat sakit encok sedikit demi sedikit menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral atau pembasmi bakteri dengan membaiknya radang sendi atau penyebab encok itu sendiri.
Itulah manfaatnya puasa bagi kesehatan tubuh manusia, ternyata keutamaan puasa bukan hanya mendapatkan pahala yang berlipat bagi kita semua tetapi secara ilmiah aktivitas puasa juga memberi dampak positif bagi tubuh kita. Semoga puasa kita berkah dan diterima disisi Allah SWT.
Source :
http://ayokesehatan.blogspot.co.id/2014/07/12-manfaat-puasa-bagi-kesehatan-tubuh.html?m=1
Intoleransi laktosa adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak mampu mencerna laktosa (gula susu). Kondisi ini disebabkan karena tidak adanya enzim laktase (yang diproduksi oleh sel-sel usus halus). Enzim ini bertugas menguraikan Iaktase menjadi gugus yang lebih sederhana. yaitu glukosa dan galaktosa, untuk kemudian diabsorpsi dan masuk ke dalam darah. Intoleransi laktosa Iebih banyak dijumpai pada ras Asia. ltu sebabnya mengapa banyak anak-anak dari ras Asia yang menolak minum susu. Ada dua faktor yang menyebabkan defisiensi laktase primer dan sekunder. Defisiensi laktase primer berlangsung sepanjang waktu. Sesudah usia 2 tahun, tubuh mulai memproduksi sedikit laktase. kendati kebanyakan anak tidak mengalami gejala sampai usia yang cukup besar. Di Iain pihak. Defisiensi laktase sekunder terjadi bilamana ada gangguan pada usus halus atau penyakit saluran pencemaan tertentu (seperti penyakit seliak, inflammatory bowel disease, dan penyakit Crohn) yang mengakibatkan berkurangnya produksi enzim laktase.
Anjuran untuk pasien penderita Intoleransi laktosa
- Bayi dan anak kecil yang mengalami defisiensi laktase tidak dianjurkan untuk mengonsumsi susu formula atau makanan yang mengandung laktosa hingga mereka berusia lebih besar dan tubuhnya sudah mampu mencerna laktosa.
- Hindari konsumsi susu atau produknya. Bila tidak memungkinkan, konsumsilah dalam jumlah sedikit. Umumnya individu dapat menolerir iaktosa dengan cara mengonsumsinya dalam jumlah sedikit. Hampir semua individu tidak perlu menghindari sama sekali produk yang mengandung laktosa karena ketahanan masing-masing tubuh individu terhadap laktosa berbeda. Beberapa orang tertentu mungkin tahan mengonsumsi es krim dan keju, tetapi tidak terhadap produk susu lainnya. Tingkat pengendalian diet yang diperlukan untuk mengatasi intoleransi laktosa dipengaruhi oleh seberapa banyak laktosa yang masih dapat ditoIerir tubuh.
- Tingkatkan toleransi tubuh terhadap laktosa dengan jalan mulai mengonsumsi susu atau produknya dalam jumlah sedikit lalu meningkatkannya secara bertahap dalam waktu beberapa bulan atau tahun.
- Saat ini di pasaran cukup banyak tersedia susu dan produknya yang rendah laktosa. Susu tersebut mengandung semua komponen seperti pada produk susu biasa.
- Beberapa produk non susu, seperti krimer (untuk kopi) dan whipped toppings, sebenamya mengandung zat-zat yang berasal dari susu sapi sehingga mengandung Iaktosa. Oleh karena itu, produk tersebut sebaiknya dihindari. contoh produk makanan lainnya yang mungkin mengandung laktosa (walaupun dalam jumlah sangat sedikit): roti, sereal, saus salad (salad dressing), permen, pancake. biskuit, dan bubuk suplemen pengganti makananan lainnya.
- Karena absorpsi kalsium umumnya akan berkurang karena individu dengan lntoleransi laktosa harus menghindari susu dan produknya (yang justru banyak mengandung kalsium), maka asupan mineral lni sebaiknya dlperoleh dari sumber lain, seperti ikan salmon/sardin kalengan (yang dapat dikonsumsi bersama durinya), brokoli, tahu, dan kerang-kerangan.
Tips mencegah dan menangani stroke
1. Hindari konsumsi makanan yang asin dan berlemak.
2. Jika pasien seorang perokok. anjurkan untuk menghentikan kebiasaannya tersebut segera. Merokok dapat menyebabkan penyempitan arteri sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya penyumbatan pada arteri.
3. Anjurkan pasien untuk memeriksakan tekanan darahnya secara teratur dan menjaga agar tekanan darahnya dalam batas normal.
4. Berolahraga secara teratur, terutama senam aerobik. Juga cukup istirahat dan luangkan waktu untuk bersantai.
5. Menjaga berat badan yang ideal melalui diet seimbang dan sedapat mungkin mengonsumsi makanan bebas lemak.
6. Hindari konsumsi minuman keras secara berlebihan
7. Sedapat mungkin hindari stres
Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang paling banyak membunuh manusia utamanya kaum perempuan, itu sebabnya dibutuhkan sesuatu yang bisa mencegah munculnya penyakit ini sedini mungkin.
Penderita kanker tidak terbatas pada jenis kelamin atau pun usia. Penyebab kanker rata-rata karena faktor genetik, karsinogen, dan juga gaya hidup.
Faktor terakhir, alias gaya hidup, dianggap berpengaruh besar sebagai penyebab kanker.
Banyak yang percaya bahwa membiasakan hidup sehat mampu mengurangi resiko terkena kanker. Beberapa makanan seperti minyak ikan dipercaya dapat mencegah timbulnya kanker.
Berikut ini tujuh jenis makanan yang membantu melawan kanker payudara seperti dilansir dari laman Daily Mail:
Sayuran cruciferous
Sayuran yang masuk dalam kelompok ini terkenal akan kandungan glucosinolate, yaitu kandungan kimia belerang yang menyebabkan timbulnya rasa pahit dan aroma kuat dari sayuran keluarga cruciferous. Kandungan kimia yang dihasilkan bisa membantu mencegah resiko kanker. Sayuran yang masuk dalam kelompok ini adalah bawang putih, bawang bombay, kubis.
Sayuran berdaun hijau
Lutein dan Zeaxanthin yang ditemukan pada sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kol membantu mencegah resiko kanker payudara.
Tomat
Tara Whyand, ahli onkologi dan diet menjelaskan bahwa mengkonsumsi buah seperti tomat yang kaya akan lycopene bisa membantu mengurangi resiko kanker.
Buah dan sayuran
Buah dan sayuran kaya akan vitamin dan antioksidan, seperti vitamin C,E, dan folat. Cobalah untuk tetap mengkonsumsi buah dan sayuran minimal 400gram per hari.
Ikan
Hasil studi menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi asam lemak tak jenuh ganda dari ikan seperti salmon dan tuna beresiko lebih sedikit terkena kanker.
Minyak zaitun
Minyak zaitun kaya akan antioksidan dan phytonutrients. Antioksidan terkenal mengurangi oksidasi dalam tubuh yang bisa menyebabkan radikal bebas pemicu kanker.
Kedelai
Ragam olahan kedelai seperti kacang edamame, tofu, miso, susu kedelai kaya akan fitoestrogen. Institut Kanker Nasional di Amerika Serikat menemukan bahwa wanita dengan diet kaya soya beresiko lebih sedikit terkena kanker payudara jika dibandingkan dengan mereka yang menjalani diet rendah soya.
Source :
http://life.viva.co.id/news/read/683466-wanita--ini-tujuh-makanan-pencegah-kanker-payudara
Menoragia, yang juga dikenal sebagai hipermenore, adalah perdarahan menstruasi yang , berlebihan atau berlangsung dalam waktu lama, atau gabungan dari keduanya, Pada menoragia, menstruasi terjadi dengan interval siklus yang teratur tetapi jumlah darah menstruasi yang keluar melebihi 80 mL dan berlangsung selama >8 hari. Kondisi ini disertai dengan atau tanpa kram (dismenore). Faktor penyebab menoragia meliputi: ketidakseimbangan hormonal (misalnya antar hormon estrogen dan progesteron) sehingga mengakibatkan perkembangan berlebihan dari lapisan dinding rahim yang akhirnya menyebabkan banyaknya lapisan dinding rahim yang dilepaskan pada saat menstruasi; fibroma uteri (tumor jinak pada uterus); polip serviks atau endometrium; hiperplasia endometrium: anovulasi: adenomiosis; IUD/spiral KB; komplikasi kehamilan (misalnya abortus atau kehamilan ektopik); kanker (uterus, ovarium, dan serviks); dan penggunaan bbat-obatan (misalnya antikoagulan dan antiinflamasi), Perdarahan menstruasi yang berlebihan dan berlangsung dalam waktu lama dapat mengakibatkan anemia defisiensi besi, nyeri berat, dan infertilitas. Kebanyakan anemia bersifat ringan, tetapi adakalanya dapat menyebabkan lemas dan fatigue (kelelahan yang menyeluruh). Menoragia merupakan penyebab terbanyak dari anemia defisiensi besi pada wanita pasca menopause dan biasanya diatasi dengan pemberian suplemen zat besi.
Tips mencegah dan mengobati Menoragia
Tips mencegah dan mengobati Menoragia
- Jika pasien mengalami perdarahan per vagina yang tidak teratur, anjurkan pasien untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Pada kasus-kasus tertentu adakalanya perlu dilakukan pemeriksaan seperti papsmear, tes darah, biopsi endometrium, USG, histeroskopi, dilatasi dan kuretase, atau histerosalpingografi.
- Anjurkan pasien untuk mencatat tanggal menstruasinya secara rutin, termasuk tanggal dimulainya menstruasi, berapa lama berlangsungnya menstruasi, dan gejalagejala yang timbul.
- Catat jumlah pembalut atau tampon yang digunakan setiap kali menstrurasi untuk memperkirakan banyaknya perdarahan.
- Hindari penggunaan aspirin. Aspirin dapat memperbanyak jumlah perdarahan karena memiliki efek antikoagulan. Untuk mengatasi rasa tidak nyaman/nyeri pada menstruasi, dapat digunakan ibuprofen
Menopause adalah suatu proses alamiah pada wanita yang berusia antara
40-58 tahun. Secara klinis, menopause didefinisikan sebagai periode
sesudah 'mati haid'. Menopause diawali dengan berkurangnya produksi
hormon estrogen dan progesteron yang bertanggung jawab mengatur siklus
menstruasi dan ovulasi selama usia subur. Secara keseluruhan periode
menopause dibagi menjadi 2 fase: perimenopause (fase mulai munculnya
gejala dan tanda menopause ), dan pasca menopause (setahun sesudah
berhentinya menstruasi/mati haid). Gejala-gejala menopause pada dasarnya
diakibatkan oleh menurunnya kadar hormon estrogen secara dramatis.
Selain secara alamiah, tindakan pembedahan dan terapi medis (misalnya
histerektomi, kemoterapi, dan radioterapi) juga dapat mengakibatkan
menopause timbul lebih awal. Komplikasi menopause, meliputi
osteoporosis, serangan jantung, dan stroke, mungkin berhubungan dengan
adanya penurunan estrogen. Komplikasi lainnya yaitu inkontinensia urin
selagi melakukan aktivitas fisik dan peningkatan berat badan.
Tips mencegah komplikasi menopause
Tips mencegah komplikasi menopause
- Lakukan olahraga seperti jalan cepat, jogging, atau angkat berat selama 30 menit, sekurang-kurangnya sebanyak 3 kali dalam seminggu untuk membantu menjaga agar otot dan tulang tetap kuat. Juga bermanfaat membantu mengurangi stres dan mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular dan diabetes.
- Konsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung kalsium dan vitamin D, sebelum dan sesudah menopause untuk membantu mengurangi risiko osteoporosus.
- Lakukan senam Kegel (gerakan mengencangkan dan mengendurkan otot-otot pelvis secara berulang-ulang). untuk mem bantu mencegah inkontinensia urin.
- Makan makanan dengan gizi seimbang dan rendah lemak untuk membantu mencegah penyakit jantung. Perbanyak konsumsi makanan tinggi serat, seperti buah, sayuran, atau kacang-kacangan setiap hari. Batasi konsumsi lemak, minyak, dan gula.
- Jika gejala panas dan kemerahan pada kulit (hot flashes) mulai timbul, anjurkan pasien untuk mengatasinya dengan membasuh wajah dengan handuk basah, minum air dingin, dan menggunakan kipas angin. Kenali dan hindari faktor-faktor yang dapat memicu hot flashes.
- Untuk mengatasi gejala berkeringat secara berlebihan pada malam hari, kenakan baju tidur yang terbuat dari katun.
- Untuk mengatasi keluhan insomnia, lakukan gerakan/teknik relaksasi menjelang tidur malam.
- Hentikan kebiasaan merokok. Selain meningkatkan risiko penyakit seperti gang-guan jantung, stroke, dan kanker, merokok juga meningkatkan frekuensi timbulnya hot flashes dan mungkin mengakibatkan menopause terjadi di usia lebih awal.
- Minum sekurang-kurangnya 8 gelas air setiap hari. Hindari minuman yang mengandung kafein guna mengurangi risiko timbulnya stres dan gangguan tidur.
- Jika tidur malam yang bersangkutan sering terganggu, anjurkan untuk tidur sejenak pada siang atau sore hari.
- Mengingat bahwa wanita menopause berisiko lebih tinggi untuk terkena kanker payudara, anjurkan pasien untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara berkala .
- Gunakan pelumas khusus berbahan dasar air untuk mengurangi rasa nyeri selama bersenggama.
- Kontrol secara teratur ke dokter dan frekuensi pemeriksaan mammogram, pap smear, dan pemeriksaan lainnya yang perlu dilakukan bagi wanita pasca menopause.
Sistem imun adalah sekelompok jaringan dan sel yang memiliki fungsi
primer untuk melindungi tubuh dari serangan benda asing, misalnya
bakteri dan virus. Sistem ini membuat tubuh melakukan reaksi perlawanan
terhadap bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan
infeksi. Komponen-komponen yang berbeda dalam sistem imun mengadakan
interaksi melalui kontak antar sel dan melepaskan faktor yang mengatur
aktivitas mereka, diawali dengan tindakan mendeteksi adanya benda asing.
Kerja sistem imun tidak hanya terbatas pada benda asing tetapi juga
terhadap kelainan yang terjadi di dalam tubuh. misalnya sel-sel kanker.
Sistem imun tidak hanya mampu menyingkirkan bakteri dan virus, tetapi
juga memiliki fungsi memori yang memungkinkan tubuh untuk tidak terkena
infeksi serupa kembali.Tidak seperti anggapan orang awam, dalam
menjalankan fungsinya sistem imun seringkali (walaupun tidak selalu
demikian) menimbulkan gejala demam dan batuk. Cara terbaik untuk
melindungi tubuh terhadap infeksi serius adalah melalui vaksinasi.
Tindakan (vaksinasi) ini memungkinkan sistem imun untuk berhadapan
dengan mikroorganisme penyebab infeksi dan membantu tubuh meningkatkan
daya tahan untuk melawan mikroorganisme tersebut. Sistem imun akan
mengalami penurunan seiring dengan bertambah tuanya usia seseorang. ini
berarti bahwa dengan bertambahnya kerentanan individu, maka ia perlu
mekanisme eksternal untuk memperbaiki imunitas dan daya tahan tubuh.
Para ahli dalam bidang kedokteran percaya bahwa untuk memperbaiki
imunitas dan daya tahan tubuh, seseorang sebaiknya mengonsumsi vitamin
dan mineral tertentu melalui makanan (diet) sehari-hari. Pemberian suplemen (suplementasi) seringkali dibutuhkan jika asupan vitamin dan
mineral tidak cukup diperoleh dari diet. Para ahli juga menghubungkan
stres mayor dan minor dengan penurunan fungsi imun tubuh yang akhirnya
mengakibatkan timbulnya suatu penyakit. Pada bayi, perlu diberikan
nutrisi tambahan yang terdiri dari vitamin, mineral, dan zat gizi
esensial lainnya karena sistem imun bayi belum berkembang sempurna.
Nutrisi tambahan ini biasanya tersedia dalam bentuk suplemen
multivitamin dan mineral, atau produk nutrisi bayi yang mengandung
formula lengkap, terdiri dari vitamin, mineral, dan zat gizi esensial
lain.
Tips Memperbaiki Imunitas Dan Daya Tahan Tubuh
Tips Memperbaiki Imunitas Dan Daya Tahan Tubuh
- Jalani diet seimbang, yaitu mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Upaya mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Diet rendah lemak dapat meningkatkan aktivitas sel pembunuh alamiah dalam tubuh, sebaliknya diet tinggi lemak akan menurunkan aktivitasnya.
- Cukup tidur dan istirahat. Kurang tidur/stirahat diketahui menurunkan aktivitas sel pembunuh alami dalam tubuh. sehingga membuat individu lebih mudah terserang infeksi bakteri dan virus.
- Belajar mengendalikan stres.
- Olahraga dengan intensitas sedang dapat membantu memperbaiki fungsi imun dan suasana hati. Juga membantu mencegah migren, menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan kebugaran tubuh pada usia lanjut.
- Untuk bayi, air susu ibu (ASI) adalah makanan yang terbaik. Jika ASl tidak mencukupi atau tidak dapat diberikan, tanyakan pada dokter anak mengenai jenis susu formula yang tepat bagi anak. Yang penting, susu formula tersebut mengandung nutrisi lengkap dan seimbang untuk membantu perkembangan anak dan melindungi tubuh terhadap infeksi dan penyakit.
- Bagi pasien dengan sistem imun lemah dan pasien pengidap HIV positif, pemberian suplemen, olahraga, dan cukup istirahat memang penting, tapi seringkali tidak cukup kuat untuk menangkal infeksi. Untuk kasus-kasus tertentu seperti ini, pasien perlu berkonsultasi dengan dokter.
Keseimbangan flora normal vagina dipengaruhi oleh beberapa faktor,
seperti perubahan hormon, psikologis. stres, dan gaya hidup, juga
obat-obatan dan tindakan medis yang melibatkan vagina. Masing-masing
faktor ini berperan terhadap timbulnya masalah vagina. Jika tidak
diobati, masalah vagina dapat mengakibatkan gangguan serius seperti
infertilitas. Masalah vagina dapat berupa vaginitis (inflamasi vagina)
atau infeksi jamur atau bakteri (vaginosis). Pada wanita, keluarnya
sekret vagina merupakan hal yang umum dan alamiah. Perubahan pada
jumlah, viskositas (kekentalan), warna, maupun bau dari lendir vagina
mungkin menandakan adanya gangguan pada organ reproduksi.
Berikut ini tips untuk mengatasi masalah organ kewanitaan atau vagina
Berikut ini tips untuk mengatasi masalah organ kewanitaan atau vagina
- Jalani diet seimbang dan banyak minum.
- Konsumsi yoghurt. Minuman ini mengandung Lactobacillus acidophilus.
- Batasi konsumsi gula karena dapat meningkatkan pertumbuhan jamur (ragi).
- Cukup tidur dan istirahat untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.
- Jangan menggaruk daerah vagina yang terasa gatal.
- Gunakan obat yang diberikan dokter secara teratur walaupun gejalanya sudah hilang karena infeksi kemungkinan masih terjadi.
- Anjurkan pasien untuk membicarakan masalah ini dengan pasangan seksnya dan mengajaknya untuk ikut diperiksa, terutama jika masalah vagina ini disebabkan karena infeksi bakteri.
- Hindari penggunaan tampon.
- Sedapat mungkin, hindari hubungan seksual sampai kondisi benar-benar sudah sembuh. Untuk menghindari terjadinya penularan, gunakan pelindung (misalnya kondom).
- Jangan gunakan zat atau benda apapun yang berpotensi menimbulkan alergi, terutama di sekitar daerah kelamin.
- Gunakan celana dalam atau celana luar yang terbuat dari katun dan tidak ketat.
- Cuci pakaian dalam dengan deterjen yang bersifat ringan dan jangan gunakan pelembut atau pewangi pakaian untuk membilas
- Ganti pembalut beberapa kali sehari untuk mencegah kekambuhan.
- Jaga kebersihan tubuh. Bersihkan/basuh daerah kelamin secara cermat sekurangkurangnya sekali sehari. Hindari penggunaan sabun yang mengandung parfum. Basuhlah daerah kelamin dari arah depan ke belakang (anus).
- Karena wanita menopause lebih rentan mengalami masalah vagina, anjurkan mereka untuk berkonsultasi ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengetahui perlu tidaknya terapi sulih hormon.
Penuaan pada kulit mencakup dua proses berbeda intrinsik (proses penuaan alamiah). dan ekstrinsik. Proses intrinsik, yang disebabkan oleh gen/keturunan, berlangsung terus menerus dan ditandai dengan melambatnya produksi kolagen. dan proses peremajaan kulit. juga menurunnya produksi minyak alamiah oleh kulit. Semuanya ini mengakibatkan timbulnya kerut-kerut halus pada kulit, penipisan kulit, hilangnya lemak di bawah kulit. kulit bertambah kering (mungkin disertai rasa gatal). Normalnya proses ini mulai timbul pada usia 20 an. Proses ekstrinsik disebabkan faktor lingkungan, seperti pajanan terhadap sinar matahari, atau faktor eksternal lainnya seperti gerakan wajah yang sama secara berulang-ulang, gravitasi, posisi tidur, dan merokok. Kebanyakan proses penuaan dini disebabkan oleh pajanan terhadap sinar matahari, gejalanya meliputi flek hiperpigmentasi, kerutan-kerutan halus. kulit mengendur, jerawat, keratosis aktinik. dan kanker kulit. Gerakan/mimik wajah yang sama yang dilakukan secara berulang-ulang akan mengakibatkan terbentuknya garis-garis dan kerutan halus pada wajah, sedangkan gaya gravitasi bumi menyebabkan kulit hidung, telinga. kelopak mata terlihat 'menggantung'. Posisi tidur tengkurap setiap malam selama bertahun-tahun juga lama kelamaan akan mempermudah timbulnya kerutan-kerutan halus pada wajah. Faktor lainnya, merokok, akan mempercepat timbulnya kerutan pada kulit wajah akibat terganggunya suplai darah di sekitar bibir pajanan berulang terhadap panas rokok. Jadi gaya hidup sehat merupakan faktor penting dalam memelihara kesehatan kulit. kulit wajah akibat terganggunya suplai darah di sekitar bibir pajanan berulang terhadap panas rokok. Jadi gaya hidup sehat merupakan faktor penting dalam memelihara kesehatan kulit.
Tips Meremajakan Kulit Untuk Memperlembat Penuaan Kulit
Tips Meremajakan Kulit Untuk Memperlembat Penuaan Kulit
- Untuk memperoleh kulit yang sehat dan kencang, serta mencegah penuaan dini akibat pajanan sinar matahari, sebaiknya lakukan upaya perlindungan terhadap pajanan sinar matahari, antara lain: menghindari pajanan sinar matahari mulai pukul 10 pagi hingga pukul 2 siang, dimana pancaran sinar matahari sedang dalam keadaan maksimal; kenakan pakaian yang tertutup (lengan panjang) jika sedang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari; gunakan krim tabir surya dengan SPF minimal 15. Krim tabir surya sebaiknya dioleskan ke seluruh bagian tubuh yang tidak tertutup pakaian, 20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan, dan ulangi pemakaian jika kulit berkeringat atau basah oleh air.
- Jika kulit sudah terlanjur mengalami kerusakan akibat terpajan sinar matahari, kondisi ini masih belum terlambat untuk diatasi dengan penggunaan produk pelindung kulit.
- Hentikan kebiasaan merokok untuk menghindari timbulnya "smoker's face", Jika pasien sudah menjadi perokok selama bertahun-tahun, jika masih berusia muda, upaya berhenti merokok masih dapat memperbaiki tonus dan tekstur kulit, dan mencegah timbulnya kerutan-kerutan pada kulit.
- Untuk mengurangi kekeringan pada kulit lebih lanjut, gunakan sabun yang bersifat ringan (mild) atau produk khusus pengganti sabun. Atau berendam di air hangat tanpa menggunakan sabun.
- Jalani gaya hidup sehat: kurangi konsumsi minuman beralkohol, olahraga, cukup istirahat (tidur), banyak makan buah dan sayuran, mengendalikan stres, banyak minum air putih (8 gelas air per hari). Upaya ini bermanfaat untuk memelihara kesehatan kulit dan fungsi pencernaan.
Infeksi jamur umumnya menyerang kulit dan bersifat ringan.lnfeksi ini biasanya menyerang lapisan terluar kulit. kuku, dan rambut. Jenis jamur penyebab infeksi antara lain dermatofita (misalnya tinea), ragi/yeast (misalnya candida), dan mold. Gejala dan kelainan yang timbul tergantung dari jenis organisme penyebab dan lokasi infeksi. Beberapa diantaranya berupa kulit kemerahan,. bersisik, dan gatal. Ada pula yang tampak sebagai kulit kering. infeksi jamurjuga dapat menyerang lapisan kulit bagian dalam atau bahkan seluruh tubuh, terutama pada individu yang mengalami gangguan sistem imun.
Berikut Ini adalah berbagai jenis infeksi jamur yang paling sering dijumpai :
Tinea pedis / Athlete's foot (Kutu air)
Berikut Ini adalah berbagai jenis infeksi jamur yang paling sering dijumpai :
Tinea pedis / Athlete's foot (Kutu air)
- Umumnya kelainan terjadi pada sela-sela jari kaki dan telapak kaki.
- Kulit lunak berwarna keputihan, disertai dengan rekahan-rekahan (fisura)
- Biasanya disertai rasa gatal, berbau, panas terbakar, atau nyeri seperti tersengat.
Onikomikosis/Tinea unguium (Ringworm of the nails)
Kuku mengalami kelainan bentuk, sura, menebal, dan rapuh.Tinea Kruris / Jockey itch (Ringworm of the groin)
Kulit selangkangan dan sekitarnya berwarna kemerahan dan gatalTinea korporis / Tinea glabrosa
- Mengenai bagian tubuh yang tak berambut
- Lesi bulat/lonjong kemerahan dengan tepi tegas, dan bagian tengah lesi lebih tenang.
Tinea kapitis / Ringworm of the scalp
Keobotakan (alopesia), inflamasi pada kulit dan rambut kepala yang terkenaPitiriasis versikolor / Panu
- Bercak-bercak putih bersisik pada kulit.
- Umumnya menyerang bagian wajah, leher, bahu, lengan, dan badan.
- Adakalanya timbul rasa gatal ketika berkeringat
Kandidasis / thrush
- Lesi (pseudomembran) berwarna putih kelabu yang bila terlepas dari dasarnya akan meninggalkan bekas berwarna kemerahan.
- Umumnya Lesi tampak di daerah lipatan payudara, ketiak, genital, dan rongga mulut.
- Pada knadidasis vagina: keluar cairan kental putih kekuningan dari vagina
- Jaga kebersihan diri.
- Biasakan untuk mandi sekurang-kurangnya sekali sehari.
- Cuci kaki dua kali sehari dan keringkan dengan cara menekan-nekan (jangan digosok) dengan handuk.
- Keringkan kulit secara menyeluruh sesudah mandi.
- Biasakan agar masing-masing individu menyimpan dan menggunakan handuknya sendiri agar tidak tercemar jamur atau kuman penyakit. Gunakan kaus kaki dan pakaian dalam dari bahan katun, gantilah secara rutin (sekurang-kurangnya sekali sehari).
- Gunakan bedak antijamur pada sepatu ataii kaus kaki untuk mencegah proliferasi spora jamur. Produk antijamur umumnya perlu diberikan hingga dua minggu sesudah kulit bebas infeksi.
- Untuk pengidap diabetes, jaga agak kadar gula darah tetap dalam batas normal.
Kebersihan organ kewanitaan perlu dipelihara setiap hari,
khususnya bagi wanita yang memiliki kehidupan seksual aktif atau sedang
menstruasi, untuk mencegah timbulnya masalah vagina, seperti infeksi vagina,
infeksi saluran kemih, atau gangguan lainnya. Kebersihan yang tidak dipelihara
dengan baik dapat mengakibatkan timbulnya iritasi vagina, seperti reaksi alergi
terhadap zat kimia yang terkandung dalam pembalut, krim, spermisida, dan cairan
pembersih vagina.
- Bersihkan alat kelamin dengan seksama setiap hari, sekurang-kurangnya sekali sehari.
- Hindari penggunaan sabun yang mengandung parfum karena dapat menyebabkan iritasi.
- Biasakan untuk membasuh vagina dari depan (saluran kemih) ke belakang (anus) guna menghindari infeksi vagina oleh bakteri di anus.
- Sedapat mungkin, hindari penggunaan celana ketat. Kenakan celana dalam dari bahan katun.
- Ganti pembalut sesering mungkin agar tidak dijadikan sarang bakteri/kuman.
Banyak metode yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya
kehamilan. mulai dari cara alamiah hingga invasif (pembedahan). Metode ini
dikenal sebagai Kontrasepsi. Masing-masing metode memiliki keuntungan dan
kerugiannya sendiri. Beberapa metode juga dapat memberi efek proteksi terhadap
penyakit menular seksual (PMS), namun demikian efisiensinya masih tergantung
pada kenyamanan dan kondisi individu, misalnya penyakit atau gangguan kesehatan
lain. Hingga saat ini, metode kontrasepsi yang ada tidak dapat menjamin 100%
untuk mencegah terjadinya kehamilan. Oleh karena itu. individu diharapkan
berdiskusi dengan pasangannya dan dokter untuk menentukan metode kontrasepsi
mana yang sesuai untuk digunakan.
- Jika hubungan seksual tanpa pelindung sudah telanjur dilakukan, atau penggunaan kondom mengalami kegagalan, maka dianjurkan untuk segera menghubungi dokter. Kontrasepsi Darurat (Morning After Pill) dapat dipilih, tetapi harus digunakan dalam waktu 72 jam sesudah hubungan seksual tanpa pelindung.
- Cermati tanggal kadaluarsa alat kontrasepsi yang digunakan.
- Selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan & kebidanan untuk mengetahui cara kontrasepsi yang paling sesuai.
- Pasien wanita perlu menjalani pemeriksaan penyaring dahulu sebelum menggunakan kontrasepsi oral.
Kehamilan mengakibatkan perubahan fisik yang memungkinkan
janin untuk bertumbuh dan berkembang di dalam uterus. Namun demikian, kehamilan
adakalanya disertai dengan gejala-gejala mengganggu seperti rasa lelah. nyeri
pada payudara, morning sickness. konstipasi, anemia, nyeri punggung, kram
tungkai, sering berkemih. infeksi saluran kemih, hemoroid, insomnia, gatal.
edema tungkai dan pergelangan kaki. serta varises. Dalam hal ini, faktor
perubahan hormonal diketahui mempengaruhi timbulnya gejala-gejala seperti
morning sickness. konstipasi, gatal (pada abdomen, telapak tangan/kaki), nyeri
punggung. dan sering berkemih. pada ibu hamil. Selain faktor hormonal.
meningkatnya tekanan akibat pembesaran uterus bukan hanya menimbulkan masalah
konstipasi. sering berkemih. dan nyeri punggung, tetapi juga varises serta
edema tungkai. Gejala kram tungkai pada kehamilan kemungkinan disebabkan
gangguan sirkulasi darah pada bagian tungkai dan meningkatnya berat badan.
Perubahan sirkulasi darah di dalam tubuh ibu hamil meningkatkan risiko
timbulnya hemoroid atau memperparah gejala hemoroid yang sudah ada. Hemoroid
berpotensi menyebabkan bekuan darah atau perdarahan yang disertai rasa sangat
nyeri. Jika perdarahan tersebut bertambah parah. maka akan mengakibatkan
anemia. ibu hamil juga rentan mengalami ketidakstabilan emosional dan kecemasan
yang dapat menimbulkan gangguan tidur. Varises dapat terjadi atau bahkan
mungkin bertambah parah, disebabkan oleh relaksasi pembuluh darah akibat
pengaruh hormon.
Mengatasi Masalah-masalah Dalam Kehamilan
Mengatasi Masalah-masalah Dalam Kehamilan
- Menyantap biskuit sebelum turun dari tempat tidur setelah bangun pagi hari untuk menghindari morning sickness. Konsumsi teh atau biskuit bearoma jahe mungkin juga dapat membantu.
- Hindari makanan berlemak dan berbumbu serta kurangi konsumsi makanan berat menjelang tidur malam.
- Banyak minum air putih untuk menghindari timbulnya konstipasi dan infeksi saluran kemih. Jangan menahan keinginan untuk berkemih ataupun buang air besar. Perbanyak konsumsi buah-buahan, sereal, dan gandum untuk menghindari konstipasi. Hindari penggunaan pencahar selama hamil.
- Hindari penggunaan sepatu atau sandal berhak tinggi. Topang punggung dengan bantal sewaktu duduk di bangku, dan tidurlah di alas yang baik untuk meng-hindari sakit punggung.
- Gerakan peregangan dan berjalan kaki mungkin bermanfaat mengurangi kram tungkai selama kehamilan.
Kolik adalah nyeri mencengkam atau spasmodik yang biasanya
terjadi pada organ-organ dalam abdomen dan bersifat hilang timbul. Seringkali
istilah kolik merujuk pada nyeri yang terjadi pada saluran gastrointestinal.
Kondisi ini seringkali dialami oleh bayi yang berusia 3-4 minggu, tetapi
adakalanya juga pada orang dewasa. Penyebab yang sesungguhnya dari kolik pada
bayi tidak diketahui. Faktor-faktor seperti spasme intestinal, banyaknya gas
yang masuk ke dalam saluran pencernaan ketika bayi menyusu atau menangis,
alergi makanan, kelaparan, gangguan pencernaan, dan intoleransi laktosa,
diduga sebagai penyebab kolik tersebut. Pada orang dewasa, kolik dapat
diakibatkan oleh gangguan pada kandung empedu (misalnya kolesistitis, batu
empedu) atau ginjal (misalnya batu ginjal).
- Kolik pada bayi banyak terjadi pada bayi usia 0-4 bulan dan biasanya diatasi dengan terapi non farmakologi dan perbaikan cara pemberian susu.
- Bayi sebaiknya disendawakan tiap kali sesudah disusui untuk mengurangi terjadinya akumulasi gas pada lambung yang dapat mengakibatkan koiik.
- Berikan kompres hangat pada bagian lambung, misainya dengan menggunakan handuk hangat atau botol berisi air panas.
- Jika bayi mengalami kolik, gendong dan ayun-ayunkan dengan gerakan teratur.
- Cegah agar bayi tidak menelan banyak gas pada saat disusui dengan jalan mengarahkan botol susu sedemikian rupa sehingga susu memenuhi ujung botol/dot.
Hilangnya atau
berkurangnya nafsu makan (anoreksia) mengakibatkan berkurangnya asupan
makanan. Pada anak-anak, nafsu makan atau keinginan alami untuk mengonsumsi
makanan dikendalikan oleh kebutuhan energi tubuh mereka. Anak-anak yang aktif
cenderung mengonsumsi jumlah makanan yang lebih banyak, sementara anak yang
kurang aktif mungkin kurang atau bahkan tidak memiliki nafsu makan sama sekali.
Anak dalam fase tumbuh kembang cepat akan mengonsumsi makanan lebih banyak
dibandingkan dengan anak dalam fase tumbuh kembang lambat. Di antara kedua fase
tumbuh kembang ini, kebutuhan untuk makan akan berkurang. Dalam kenyataan sulit
untuk membedakan antara menurunnya kebutuhan makanan yang normal dengan
menurunnya nafsu makan. Selama laju pertumbuhan anak dalam batas normal, asupan
makanan yang berkurang tidak perlu dikuatirkan. Hilangnya nafsu makan dapat
dikaitkan dengan beberapa faktor seperti emosional (cemas, kesepian, depresi),
fisik (cacat kongenital yang menyebabkan gangguan proses menelan, penyerapan,
dan pengosongan makanan dalam saluran pencernaan), patologis (akibat suatu
penyakit), dan sosio ekonomi (kebiasaan menahan lapar). Namun faktor penyebab
terseringnya adalah penyakit kronik, infeksi, masalah gigi atau gusi, rasa
nyeri, dan masalah emosional. Saat anak mengalami penyakit, baik ringan maupun
berat, nafsu makannya akan menurun. Selain itu, menurunnya nafsu makan juga
dapat diakibatkan oleh pola makan yang tidak teratur. Hilangnya atau
berkurangnya nafsu makan yang berlangsung dalam waktu lama dapat menyebabkan
penurunan berat badan, massa otot, dan gangguan proses penyembuhan.
- Buatlah waktu makan menjadi saat yang menyenangkan. Sajikan makanan dalam berbagai bentuk menarik yang disukai anak.
- Buatlah makanan yang disukai anak tetapi pastikan terlebih dahulu bahwa makanan tersebut mengandung gizi yang cukup dan seimbang.
- Tambahkan aneka bumbu atau rempah-rempah ke dalam makanan anak untuk memperkaya cita rasa.
- Memberikan makanan dalam porsi kecil. tetapi sering mungkin lebih membantu meningkatkan nafsu makan ketimbang memaksa anak makan tiga kali sehari dalam porsi cukup besar.
- Bila memungkinkan. ajak anak makan bersama-sama anggota keluarga atau orang iain.
- Tingkatkan aktivitas pada anak sehingga anak merasa lapar dan ingin makan lebih banyak Kenali penyebab hilangnya nafsu makan pada anak
- Jika penyebabnya adaiah rasa mual, atasi rasa muai tersebut.
- Suplemen vitamin & nutrisi dapat diberikan atas pengawasan dan anjuran dokter atau ahli gizi. Obat perangsang nafsu makan dapat diresepkan apabila anak tetap mengalami penurunan berat badan untuk mencegah dehidrasi.
Influenza atau
flu adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Influenza dapat menimbulkan gejala
yang sangat berat dan serius, terutama pada pasien yang sudah dalam kondisi
lemah, lanjut usia, atau yang mengidap penyakit kronik. Virus influenza terdiri
dari 3 jenis: tipe A, B, dan C. Virus tipe A sangat sering dijumpai dan
biasanya menimbulkan epidemik serius. Tipe B juga dapat menimbulkan epidemik,
tetapi biasanya lebih ringan. Sedangkan virus flu tipe C tidak mengakibatkan
epidemik yang luas. Orang awam sering keliru menganggap penyakit selesma (batuk
pilek) biasa sebagai flu, padahal sesungguhnya gejala dari kedua penyakit ini
cukup berbeda.
influenza (Flu) merupakan penyakit serius yang menyerang
hidung, tenggorokan, dan paruparu, serta dapat mengakibatkan pneumonia.
Vaksin influenza mengandung virus influenza yang sudah
dilemahkan sehingga tidak lagi mampu bermultiplikasi atau menyebabkan infeksi.
Pada beberapa individu tertentu, pemberian vaksin influenza dapat menimbulkan
respon imun berupa demam subfebril, nyeri otot, dan sakit kepala pada 6-12 jam
pasca vaksinasi dan berlangsung selama 24 sampai 48 jam.
Jenis virus influenza mengalami perubahan terus menerus dari
tahun ke tahun sehingga jenis vaksin juga perlu diganti setiap tahun untuk
memerangi virus jenis baru. Selain itu efek imunitas dari vaksin influenza
hanya bertahan selama setahun sehingga individu periu divaksinasi kembali
setiap tahun.
- Ukur suhu tubuh tiap 4-6 jam.
- Beri minum yang banyak untuk mengganti cairan tubuh yang turut hilang akibat demam tinggi.
- Anjurkan pasien untuk beristirahat selama 1-3 hari untuk memulihkan daya tahan tubuh.
- Influenza sangat mudah menular. Karena itu, anjurkan pasien untuk menghindari tempat-tempat umum yang ramai.
- Cara terbaik untuk mencegah influenza adalah menjalani vaksinasi flu tiap tahun untuk melindungi tubuh terhadap virus influenza tipe A dan B.
Herpes Simpleks
adalah penyakit infeksi virus yang ditandai dengan adanya bisul-bisul kecil
berisi air yang teriritasi dan sangat nyeri pada kulit dan sistem saraf.
Disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV) dan sangat menular. Herpes Simpleks
biasanya berlangsung selama 2 minggu, kemudian mengalami penyembuhan. Namun
demikian, individu tersebut mungkin menjadi pembawa virus (carrier) dan dapat
mengalami kekambuhan. Faktor-faktor yang dapat memicu kekambuhan antara lain:
pemaparan berlebihan terhadap sinar matahari, demam, stres fisik atau psikis,
kelelahan, menstruasi, iritasi kulit, jatuh sakit, pembedahan, kondisi yang
menekan sistem imun tubuh, serta hubungan seksual yang kasar. Penderita herpes
simpleks yang sedang hamil juga dapat menularkan virus HSV ke bayinya pada saat
persalinan (melalui jalan lahir).
- Virus didapati pada saliva individu yang terinfeksi. Karena itu hindari penggunaan bersama lipstik, sikat gigi, gelas, dan peralatan makan.
- Minum minuman atau jus dingin dapat digunakan untuk meredakan rasa nyeri. Demikian juga pengompresan es batu pada lesi.
- Untuk mengurangi nyeri pada lesi di bibir, dapat digunakan lip baim .
- Periindungan terhadap pancaran sinar matahari penting untuk menghindari kekambuhan lesi, Gunakan krim tabir surya dengan sun protection factor (SPF) tinggi.
- Cuci tangan dengan sabun dan air setiap kali sesudah bersentuhan dengan lesi.
- Jangan menyentuh mata sesudah bersentuhan dengan lesi karena dapat mengakibatkan ulserasi kornea atau infeksi serius pada mata.
- Hindari hubungan seks dengan lebih dari satu pasangan tetap
- Gunakan kondom lateks setiap kali hendak berhubungan seksual
Dismenore (nyeri
haid) timbul menjelang dan selama menstruasi, ditandai dengan gejala kram pada
abdomen bagian bawah. Gejala ini disebabkan karena tingginya produksi hormon
prostaglandin. Walaupun tidak membahayakan tetapi gejala dismenore mungkin
cukup berat dan bahkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Kompres bagian bawah abdomen dengan botol berisi air panas atau bantal pemanas khusus untuk meredakan nyeri.
- Minum banyak air, hindari konsumsi garam dan minuman berkafein untuk mencegah pembengkakan dan retensi cairan.
- Olahraga secara teratur bermanfaat untuk membantu mengurangi dismenore karena akan memicu dikeluarkannya hormon endorfin yang dinilai sebagai pembunuh alamiah untuk rasa nyeri.
- Makan makanan yang bergizi, kaya akan zat besi, kalsium, dan vitamin B kompleks. Jangan mengurangi jadwal makan, istirahat dan relaksasi dapat membantu meredakan nyeri.
- Lakukan aktivitas yang dapat meredakan stres misalnya pijat yoga, atau meditasi, untuk membantu meminimalkan rasa nyeri.
- Pada saat berbaring telentang, tinggi-kan posisi pinggul melebihi posisi bahu untuk membantu meredakan gejala dismenore.
Hepatitis ditandai dengan adanya pembengkakan dan perlunakan organ hati
dan adakalanya dapat menyebabkan kerusakan permanen organ tersebut.
Hepatitis umumnya disebabkan oleh virus dan terdiri dari beberapa jenis,
antara lain Hepatitis A, B, C, D, E, dan G. Jenis terbanyak yaitu
Hepatitis A, B, dan C. Semua jenis hepatitis memiliki gejala hampir sama
tetapi berbeda cara penularan dan komplikasinya. Hepatitis A, misalnya,
ditularkan melalui konsumsi makanan dan minuman yang sudah
terkontaminasi dengan virus hepatitis A (HAV). Diantara semua jenis
hepatitis, hepatitis B cenderung menimbulkan gejala dan komplikasi yang
berat. Penularan hepatitis B terjadi melalui hubungan seksual dengan
individu yang sudah terinfeksi atau kontak dengan darah atau cairan
tubuh individu yang terinfeksi virus hepatitis B (HBV). Virus ini juga
dapat ditularkan kepada bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi HBV.
Jenis lainnya, hepatitis C, cenderung bersifat kronik, dan dapat
ditularkan melalui penggunaan jarum suntik atau transfusi darah yang
tercemar, atau pada prosedur transplantasi organ tubuh. Penularan
hepatitis C juga dapat terjadi melalui penggunaan bersama pisau cukur,
sikat gigi, atau gunting kuku yang tercemar virus hepatitis C. Seperti
hepatitis C, penularan hepatitis D juga melalui penggunaan jarum suntik
dan hubungan seksual dengan individu yang terinfeksi. Sedangkan
hepatitis E penularannya hampir sama dengan hepatitis A, yaitu melalui
konsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi di wilayah
endemik (yang memiliki sanitasi buruk). Selain faktor-faktor di atas,
hepatitis juga dapat disebabkan oleh alkohol, obat-obatan, dan zat-zat
kimia tertentu.
Cara Mencegah Dan Menangani Hepatitis
Cara Mencegah Dan Menangani Hepatitis
- Cukup istirahat dan mengonsumsi makanan bergizi.
- Hindari aktivitas fisik yang berat dan melelahkan.
- Cuci tangan sebersih mungkin sesudah menggunakan toilet agar tidak tercemar kuman.
- Hindari mengonsumsi makanan mentah atau yang dimasak setengah matang.
- Jangan terlibat dalam kegiatan penyalahgunaan obat, terutama yang melibatkan . penggunaan jarum suntik secara bergantian dengan orang lain.
- Hindari atau tolak penggunaan jarum suntik, jarum tato, jarum akupungtur atau alat tindik lain yang tidak disteril atau diragukan kebersihannya.
- Jika seseorang sudah mengidap penyakit hepatitis, anjurkan untuk melakukan tindakan proteksi agar tidak menularkan penyakitnya ke orang lain.
- Hindari konsumsi minuman beralkohol, juga pada masa penyembuhan, agar tidak menambah beban kerja hati yang sudah mengalami kerusakan.
- Kontrol teratur ke dokter selama terapi untuk menilai perkembangan penyakit. Hilangnya gejala tidak berarti penyakit (hepatitis) sudah sembuh total. Selama virus hepatitis masih didapati di dalam darah, individu yang bersangkutan-masih dapat menularkan penyakitnya.
- Selalu memberitahu dokter mengenai apa saja obat yang akan atau sedang digunakan karena beberapa diantaranya mungkin bersifat hepatotoksik.
Diare pada anak ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lebih
sering dari biasanya disertai dengan konsistensi feses yang cair.
Kondisi ini seringkali disebabkan oleh infeksi virus, biasanya
rotavirus, pada saluran pencernaan. Selain itu, diare juga dapat
disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit, serta faktor lain seperti
obat-obatan dan intoleransi laktosa. Diare pada anak dapat bersifat akut
(onset timbulnya cepat atau berlangsung dalam waktu relatif singkat)
atau kronik (sering timbul atau berlangsung dalam waktu lama). Diare
yang berlangsung selama 1-2 hari dapat menyebabkan anak mengalami
dehidrasi. Jika tidak segera diatasi, dehidrasi dapat mengakibatkan
kematian.
Fakta-fakta Mengenai Diare
1. Tanda-tanda yang perlu diwaspadai:
2. Gejala dan tanda:
3. Diare merupakan gangguan yang umum terjadi pada anak usia 0-3 tahun.
4. Sebagian besar kasus diare dapat diatasi dalam waktu 72 jam melalui pemberian cairan dan perubahan diet.
5. Bayi yang masih diberi ASl biasanya mengeluarkan feses yang lunak dan bemama kehijauan.
6. Pada beberapa kasus diare dapat dapat; disebabkan karena alergi terhadap jenis makanan tertentu misalnya susu.
Cara Mencegah Dan Mengatasi Diare Pada Anak
Fakta-fakta Mengenai Diare
1. Tanda-tanda yang perlu diwaspadai:
- Nyeri abdomen secara terus menerus selama 6 jam atau lebih
- Muntah-muntah selama lebih dari 12 jam
- Anak menolak untuk minum
- Mata cekung
- Kesadaran menurun; tidak berkemih selama 6 jam atau lebih
- Anak menangis tanpa mengeluarkan airmata
- Ubun-ubun (bayi) cekung
- Mulut kering
- Kulit kering
- Demam.
2. Gejala dan tanda:
- Feses lunak hingga cair disertai bercampur darah atau lendir, feses, berbau busuk
- Frekuensi buang air besar meningkat drastis.
3. Diare merupakan gangguan yang umum terjadi pada anak usia 0-3 tahun.
4. Sebagian besar kasus diare dapat diatasi dalam waktu 72 jam melalui pemberian cairan dan perubahan diet.
5. Bayi yang masih diberi ASl biasanya mengeluarkan feses yang lunak dan bemama kehijauan.
6. Pada beberapa kasus diare dapat dapat; disebabkan karena alergi terhadap jenis makanan tertentu misalnya susu.
Cara Mencegah Dan Mengatasi Diare Pada Anak
- Berikan larutan oralit. Jika larutan oralit tidak tersedia, dapat gunakan larutan gula garam yang terbuat dari campuran 4 sendok teh gula, 1 sendok teh garam, 4 gelas air.
- Minuman sebaiknya diberikan sedikit-sedikit tetapi sering (tiap setengah jam sekali).
- Jangan memberikan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.
- Jangan memberikan makanan tinggi serat, seperti roti tawar berserat kasar atau havermut.
- Hindari makanan yang sukar dicerna, seperti sayuran mentah dan buah-buahan segar, makanan yang digoreng, dan yang banyak mengandung gula.
- Kurangi konsumsi makanan padat, terutama pada hari-hari pertama diare.
- Berikan makanan lunak dalam porsi kecil, misalnya kentang rebus, biskuit (crackers), roti, sup/kaldu.
- Hindari makanan yang berkonsistensi keras, seperti daging, kacang merah, kacang tanah, dan produk susu.
- Cuci tangan anak setiap kali sehabis menggunakan toilet.
- ASl atau susu formula yang terbuat dari kacang kedelai dapat terus diberikan. Untuk anak lebih besar, dapat diberikan minuman berkarbonat.
- Ganti popok segera sesudah bayi buang air besar agar kulitnya tidak teriritasi, lalu bersihkan dengan sabun khusus dan air hangat, dan keringkan segera dengan handuk.


















